Ketua Kafilah MTQ Kota Jayapura, Abdul Majid, mengatakan proses pembinaan peserta dilakukan secara berjenjang sejak Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) tingkat Kota Jayapura sejak 30 April 2026. Selanjutnya, pemusatan latihan dilak
Koordinator Bidang Acara, Protokoler, dan Seni Budaya MTQ XXXI Papua yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Jayapura, H. Salahudin, mengatakan hingga saat ini hanya tersisa tiga cabang lomba yang masih dipertandingkan, yakni
Rustan berpesan agar seluruh peserta menjaga niat yang tulus dalam mengikuti perlombaan. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan, tetapi juga oleh keikhlasan, doa orang tua, dukungan pelatih, serta kerja keras seluruh
Ajang MTQ yang digelar dua tahun sekali ini dikenal sebagai salah satu kompetisi bergengsi di seluruh tanah air khususnya di kota Jayapura wilayah Muara Tami, ivent ini diikuti oleh berbagai pondok pesantren dan sekolah.
"MTQ Internasional merupakan bagian dari soft diplomacy Indonesia untuk mempererat hubungan bilateral dan multilateral dengan banyak negara. Ini akan menjadi momentum strategis untuk menunjukkan karakter Islam di Indonesia yang konsisten membawa pesan damai dan penuh toleransi," katanya.
Berturut-turut pada posisi selanjutnya, DKI Jakarta pada posisi 2, Jawa Timur pada posisi 3, Jawa Barat pada posisi 4, Sumatera Selatan pada posisi 5, Riau pada posisi 6, Kalimantan Selatan pada posisi 7, Sumatera Utara pada posisi 8, Banten pada posisi 9, dan Kepulauan Riau pada posisi 10.
Jokowi mengungkapkan, perkembangan pesat dunia digital membawa kemudahan dalam memperoleh informasi. Bahkan, setiap orang kini bisa bertindak seperti wartawan yang melaporkan informasi.
Dia diketahui telah memenangkan tujuh kali lomba MTQ tingkat nasional mewakili Papua. Dia juga merupakan peserta termuda dari 9 peserta yang mengikuti program umrah gratis dari Pemkot Jayapura.
Pawai ini diikuti oleh majelis taklim, komunitas, paguyuban, forkopimda dan juga para juara umum Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXX dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Mimika.
Dijelaskan, berdasarkan rekapitulasi juara yang diraih kafilah LPTQ Kota Jayapura yakni, juara I (Emas) menuju MTQ nasional di Kalimantan Timur dan IKN, sebanyak 6 cabang. Kemudian juara 2 dalam 15 cabang atau grup, juara 3 perunggu sebanyak 4 cabang atau golongan. Kemudian ada juga juara harapan 1 cabang kelompok, juara harapan 2 satu cabang atau kelompok, sementara ada tiga cabang yang tidak meraih juara.
Bupati Mimika Johannes Rettob, menerima piala bergilir juara umum MTQ XXX tingkat Provinsi se-Tanah Papua yang diserahkan oleh Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Papua H.M.B. Setiyo Wahyudi. Sebelumnya, Setyo Wahyudi menerima piala tersebut dari Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk.
Pj Gubernur Papua, Ridwan Rumasukun, menyampaikan melalui kegiatan MTQ XXX Se-Tanah Papua yang diselenggarakan oleh LPTQ menjadi salah satu program pembangunan di bidang agama dalam meningkatkan pemahaman dan pengembangan nilai keagaman pada masyarakat. Berbagai cabang perlombaan juga dibuat diantaranya, tilawah quran tingkat anak dan dewasa, tartil quran, fahmil quran dan KTI syarhil quran, serta hifdzil quran.
Kapolres Mimika AKBP I Gede Putera melalui Kabag OPS Polres Mimika, AKP Sachuri menerangkan, pengamanan akan dilakukan mulai dari rangkaian pawai ta’aruf nanti saat seluruh kontingen tiba di Timika hingga selesai pelaksanaan MTQ.
Pada kesempatan yang sama, selain melepas para kafilah, Christian Sohilait, menutup Training Center (TC) Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) kota Jayapura, ke ajang MTQ XXX tingkat Provinsi se Tanah Papua.
“Kita jadi tuan rumah untuk MTQ se-Papua, MTQ yang ke 30. Sebagai tuan rumah kita harus betul-betul menunjukkan sikap kita sebagai tuan rumah yang baik,” terang Johannes di hadapan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam apel.
Darwis mengungkapkan, pertemuan pihaknya dengan tim assistensi LPTQ Provinsi Papua adalah untuk membahas sejauh mana persiapan pelaksanaan MTQ ke-30 yang akan digelar di Mimika. " Kita membahas hal-hal teknis dalam rangka persiapan pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi se-tanah Papua yang ke-30 di Mimika," tulis Darwis.
Kegiatan tersebut diikuti oleh semua narapidana di seluruh Indonesia untuk menambah motivasi dalam mempelajari lebih dalam tentang Al-Qur'an. Kepala Bidang Pembinaan Bimbingan dan Teknologi Informasi Kanwil Kemenkumham Papua, Abdul Waris menyampaikan, peserta kegiatan Lomba MTQ dan Dakwah dibagi menjadi tiga kategori, yakni Dewasa, Wanita, dan Anak.