Prakirawan BMKG, Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika, Dwi C, menjelaskan bahwa kondisi ini dimulai sejak awal bulan Januari 2025. Ini dipengaruhi faktor lokal yang ada di wilayah Kabupaten Mimika yang cenderung lebih kuat meski seyogyanya saat ini sedang terjadi fenomena cuaca global.
Kepala BPBD Kabupaten Mimika, Septinus Marandof mengatakan, rencananya pos akan dibuka di Distrik Mimika Timur, Distrik Iwaka dan Distrik Kwamki Narama. Wacana ini pun muncul karena mengingat potensi terjadinya bencana kebakaran di Kabupaten Mimika terbilang cukup tinggi.
Pantauan Cenderawasih Pos di Pasar Sentral Timika, Selasa (28/1), cabai rawit kini Rp 70 ribu per kilogram dari harga sebelumnya, Rp 60 ribu per kilogram. Kemudian, tomat dijual dengan harga Rp 40 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp 35 ribu per kilogram.
Beberapa diantaranya adalah melakukan sidak ke sejumlah OPD maupun lembaga-lembaga vertikal yang ada di Kabupaten Mimika guna memantau secara langsung pelayanan publik kepada masyarakat.
Di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, nuansa tahun baru Imlek 2025 juga kian terasa jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Hal ini dapat dilihat di beberapa titik seperti di Bundaran Ikonik pertama Timika di Jalan Budi Utomo, dan di beberapa pusat perbelanjaan ternama.
Kapolres menerangkan, awalnya ada warga dari salah satu kelompok yang sedang memetik pinang di sekitaran lokasi kejadian. Warga yang sedang memetik pinang tersebut kemudian dipanah oleh oknum dari salah satu kelompok lainnya yang terlibat bentrok.
Humas Pengadilan Negeri Timika, Muh Khusnul F. Zainal mengatakan, Majelis Hakim telah menyatakan terdakwa Anjang Desman Saputra telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penggelapan dalam jabatan sebagaimana dalam dakwaan Primair Penuntut Umum.
Kapolsek mengatakan, berdasarkan keterangan bahwa saat tiba di lokasi pengemudi roda empat terkejut melihat ada masyarakat yang membawa panah. Karena panik, pengemudi secara tiba-tiba langsung memutar mobil diduga dengan terburu-buru sehingga korban terjatuh dari bak mobil.
Namun, selanjutnya pada tanggal 10 Januari 2025 sekitar pukul 12.00 WIT, KF menerima informasi dari seseorang yang masih merupakan anggota keluarganya berinisial YW. Â Kata dia, meninggalnya BF bukan karena terjatuh dari jembatan gantung, namun diduga dianiaya oleh seseorang berinisial HP.
Kata I Wayan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat menerima laporan dari Personil Pol Air Asmat, Rizet Sion Paotan bahwa pada Kamis 16 Januari 2025 sebuah Speed Boat bermesin 40 PK dari Asmat tujuan Nduga terbalik di lokasi dimaksud.