Kepala Disnaker Mimika, Paulus Yanegga menjelaskan, dengan anggaran sebanyak itu akan dipakai untuk berbagai program. salah satunya pelatihan ketenagakerjaan kepada masyarakat Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Mimika.Â
Pedagang mengatakan, kondisi ini dipengaruhi oleh cuaca yang tidak bersahabat sehingga pasokan cabe lokal di Mimika menurun. Mereka juga menduga banyak petani cabe gagal panen akibat cuaca buruk.Â
AKP Matheus menjelaskan, Distrik Mimika Timur yang dulunya dikenal dengan tempat produksi minuman keras lokal kini sudah berhasil diberantas.Â
Kondisi dan situasi di kawasan itu baik siang ataupun malam tidak ditemukan lagi adanya orang-orang yang mengkonsumsi minuman keras.Â
Ia diduga pulang dalam keadaan mengantuk dan mengendarai motor dengan kecepatan tinggi, sesampainya di lokasi, motor yang ditungganginya menabrak median jalan saat sedang berkendara dari arah bundaran Petrosea menuju SP2 dengan.Â
Kapolsek Mimika Timur, AKP Matheus Tenggu Ate mengatakan, rumah yang dirusak itu merupakan milik anggota TNI yang kini sedang bertugas di NTT. Kata Matheus, terkait pengrusakan terhadap rumah anggota TNI tersebut kini dalam proses penyidikan. Pihaknya juga sudah memeriksa dua orang saksi.Â
Selain itu, juga dialokasikan untuk pembebasan biaya pendidikan bagi pelajar tinggkat PAUD, SD, SMP dan SMA. Kara Marthen, juga melanjutkan program provinsi induk yaitu beasiswa bagi Siswa Unggulan Papua (SUP) yang sedang mengambil studi di dalam maupun di luar negeri. Â
Ia menegaskan agar perayaan berlebihan ini tidak dilakukan oleh para penggemar tak hanya di laga semi final namun juga hingga laga final nanti. Darwis berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan dalam bepergian dengan menggunakan kendaraan.Â
Salahsatu permasalahan yang ditekankan adalah zonasi, dimana sejumlah pendaftar yang tinggal sesuai zonasi justru tak diterima di sekolah negeri tersebut. Mereka juga menduga, anak-anak yang diterima di SMA Negeri 1 Mimika kebanyakan adalah titipan pejabat dan orang-orang berduit yang tidak masuk dalam zonasi.Â
Ada tujuh prioritas target dalam operasi tersebut seperti, pengemudi yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengemudi yang masih dibawah umur, pengemudi kendaraan bermotor yang berboncengan lebih dari satu, pengemudi yang tidak menggunakan helm SNI dan tidak menggunakan sabuk pengaman untuk mobil, pengemudi yang dalam pengaruh alkohol, dan pengendara atau pengemudi yang melawan arus.
Penyidik dari Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Mimika akan segera menyerahkan berkas perkara kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur dengan tersangka seorang tukang ojek berinisial AB alias PD (54) ke Kejaksaan Negeri Mimika.