Hendhi melanjutkan, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pangkogabwilhan III Letjen TNI Bambang Trisnohadi dan Pangkoop TNI Habema Mayjen TNI Lucky Avianto. Dalam program ini, Hendhi memastikan pihak Kostrad menyajikan makanan yang bernilai bergizi tinggi dan higienis.
“ Pada dasarnya kita sudah siapkan anggaran terkait program tersebut, namun kita masih menunggu berapa yang ditanggung pusat, provinsi dan kita tanggung berapa, " katanya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (21/1) kembali.
Kepala Bulog Wamena Stevanus Kurniawan menyatakan, saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk teknis terkait dengan dukungan bulog dalam program makan bergizi gratis di wilayah Papua Pegunungan, namu pada intinya pihaknya siap mendukung program tersebut dari sisi penyediaan beras yang dibutuhkan pemerintah.
Menurut Majid, saat ini SPPG Abepura dan Heram sedang menyiapkan beberapa hal diantaranya, takaran Gizi, dapur umum dan beberapa poin lainnya. "Rencananya program MBG ini akan dijalankan selama 5 hari dalam satu minggu untuk 7000 siswa-siswi di dua distrik tingkat SD, SMP dan SMA atau SMK," tuturnya.
Gubernur juga mengusulkan anggaran berbeda untuk wilayah di Papua, menyesuaikan dengan kebutuhan dan biaya lokal. Untuk Kota Jayapura, anggaran diusulkan Rp 25 ribu per porsi, Kabupaten Jayapura Rp 30 ribu, dan Yapen Rp 40 ribu.
PJ Bupati Jayawijaya Thony M Mayor, S.Pd, MM menyatakan yang didengar dari pemerintah pusat kemungkinan besar harga yang diterapkan untuk Papua dalam penerapan MBG ini akan berbeda dengan daerah lain, namun belum ada petunjuk teknis yang mengatur dari pemerintah pusat ke Kabupaten, meskipun dari provinsi Papua Pegunungan sudah melakukan ujicoba dengan standar harga Rp 30.000.
"Memang kita di Kabupaten Jayapura, beberapa waktu yang lalu telah dilaksanakan program makan bergizi gratis bagi siswa SD dan ada 2 SD yang menjadi pilot projek, namun untuk saat belum ada penugasan untuk kita," katanya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (14/1) kemarin.
Theos mengatakan DPRK Jayapura siap mendukung penuh pelaksanaan program nasional pemberian makan siang bergizi gratis kepada siswa-siswi SD dan SMP hingga SMA di kota setempat seperti yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Pj Gubernur Papua Pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai, S.IP, M.P.A pihaknya akan menunggu kebijakan nasional terkait dukungan pembiayaan MBG yang diberikan kepada Provinsi Papua Pegunungan dan diberikan juga kepada 8 kabupaten sebagai sebuah dana awal.
Dandim menjelaskan, 7 sekolah yang menjadi sasaran pemberian MBG tersebut adalah TK Kartika di Kodim 1707/Merauke sebanyak 131 siswa, SD YPPOK Budi Mulia 523 siswa, SD YPK Ermasu 266 siswa, SD Inpres Seringgu 432 siswa, SMPN Buti 284 siswa, SMKN I Merauke834 siswa dan Pondok Pesantren Al-Muinawaroh Merauke 668 siswa.
Rahayu mengatakan, program ini sesuai dengan janji Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bahwa akan memastika anak-anak Indonesia mulai dari usia yang paling kecil hingga 18 tahun bisa mendapatkan makan bergizi gratis.
Acara Raket ini dihadiri langsung Pj. Bupati Sarmi Ir. Iman Djuniawal, M.Si, Pj. Sekda Kabupaten Sarmi beserta jajaran Forkopimda diantaranya Dandim 1712 Sarmi Letkol CZI Bagus Marsudi Joko Hartono, Danlanal Sarmi Mayor Laut Idul Fahirun, serta para Kepala OPD Kabupaten Sarmi.
Karennu menjelaskan, dari 3.168 siswa di 7 sekolah yang akan menjadi sasaran pemberian makanan bergizi gratis di Kabupaten Merauke, telah melakukan uji coba pemberian MBG tersebut di 4 sekolah yakni SD YPK Ermasu, SMPN Buti, SD YPPK Budi Mulia dan TK Kartika dengan jumlah 1.200 siswa.
‘’Jadi pemberian makanan bergizi gratis ini secara bertahap. Tidak seluruhnya. Untuk tahap awal ada 7 sekolah yang jaraknya tidak lebih dari 2 kilometer dari dapur umum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Badan Gizi Nasional (SPPG-BGN) yang ada di Makodim 1707/Merauke,’’ kata Dandim 1707/Merauke Letkol Inf. Johny Nofriady disela-sela uji coba pemberian MBG di SD YPPK Budi Mulia Merauke
Untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemerintah pusat mengangngarkan dalam APBN sebesar Rp 71 Triliun, dengan sasaran 3 juta anak di seluruh Indonesia. Adapun program tersebut akan dibawa tanggungjawab Badan Gizi Nasional. Tidak hanya itu juga akan melibatkan TNI maupun polri.
Kunjungan ke SMK Negeri 1 Merauke dan Salor untuk memastikan kesiapan menerima kunjungan Wapres Gibran Rakabumingraka dalam waktu dekat ini. Wapres Gibran Rakabumingraka dijadwalkan dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Merauke, Papua Selatan.
Meski belum diketahui kapan program ini akan dilaksanakan di Kabupaten Mimika, namun Penjabat (Pj) Bupati Mimika, Valentinus Sudarjanto Sumito menyebutkan bahwa pemerintah daerah akan selalu mendukung setiap program yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat.
Sekretaris Dinas Pendidikan Bambang Budiandoyo menyatakan program MBG ini meliputi Paud, TK, SD, SMP, SM/SMK, sehingga mereka akan datang dan mengambil data siswa yang ada di Kabupaten Jayawijaya, diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama program ini bisa berjalan di Kabupaten Jayawijaya.
Pj. Bupati Jayapura Samuel Siriwa menjelaskan, terkait dengan program makan bergizi pihaknya tengah mempersiapkan diri, dimana sudah ada juknis dari pemerintah pusat.
Ketua Jurusan Gizi Poltekkes Jayapura Sri iriyanti mengatakan bahwa jika benar dianggarkan Rp 10 ribu maka diyakini belum bisa menjawab kebutuhan gizi. Nominal Rp 10 ribu memang cukup untuk membeli seporsi makanan, namun ini jauh dari kata cukup untuk memperoleh makanan yang mengandung protein yang cukup jika sesuai dengan kelompok umur.