Ajang MTQ yang digelar dua tahun sekali ini dikenal sebagai salah satu kompetisi bergengsi di seluruh tanah air khususnya di kota Jayapura wilayah Muara Tami, ivent ini diikuti oleh berbagai pondok pesantren dan sekolah.
Wali Kota Jayapura berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab demi kemajuan organisasi serta pembinaan generasi muda di Kota Jayapura.
“Semoga dapat menjalankan amanah in
“Partisipasi kafilah ini bukan hanya untuk meraih prestasi, tetapi juga untuk memperkuat syiar Al-Qur’an, membangun ukhuwah Islamiyah, serta mengharumkan nama Provinsi Papua di kancah nasional.”, tutur Wahyudi yang juga
Bupati Mote menegaskan bahwa ketiga lembaga ini bukan sekadar wadah untuk lomba atau festival, melainkan pilar penting untuk memperkuat iman, spiritualitas, dan persaudaraan antar umat beragama di Waropen. Pelantikan ini
Menurut Abidondifu, seluruh pembiayaan dan pendanaan untuk kegiatan dan event keagamaan dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) daerah masing-masing. Sementara itu, dana yang bersumber dari Anggaran
Fransisco Olla mengungkapkan kebanggaannya terhadap 23 anggota kontingen Biak Numfor. "Ada sekitar 8 orang yang meraih prestasi, dan satu orang akan mewakili Pemprov Papua untuk STQ Tingkat Nasional yang akan berlangsung
STQ Ke-XXVIII ini merupakan giat STQ pertama di Provinsi Papua setelah pemekaran Provinsi menjadi 4 Provinsi baru yaitu Provinsi Papua, Provinsi Papua Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, dan Provinsi Papua Selatan.