Selanjutnya penyelesaian tanah BTS di kampung Yowong, kampung Skofro, Warlef, Bagia dan Sawyatami. Untuk lahan alun-alun, Pemkab Keerom menyerahkan tapi asih atau tanda jadi senilai Rp1 miliar kepada pemilik hak ulayat. Untuk Kompi Arso VI
Bupati Gusbager menyatakan bahwa penyelesaian administrasi ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mengamankan aset daerah sekaligus mendukung fasilitas pendidikan pertanian di wilayah Negeri Tapal Batas.
Setelah bencana longsor yang terjadi di Distrik Tagineri, Tanggime dan Bolakme (Banjir), kini giliran Distrik Walaik yang mengalam musibah tanah longsor.
Akibat bencana longsor ini mengakibatkan lahan perkebunan hipere milik warga dan dua r
Paino belum bisa memastikan penyakit atau jenis hama apa yang sedang menyerang padi tersebut. Namun daun dari tanaman padi tersebut berwarna kuning dan kemerah-merahan yang berpotensi bisa gagal panen jika tidak ditangan
​Adapun enam lokasi lahan lainnya yang juga dipersoalkan adalah lahan SMA Negeri 1 Mimika (Distrik Wania), Eks Kantor Bupati Mimika (Kampung Limau Asri SP5), Perumahan DPRD Mimika (Kelurahan Timika Jaya SP2), SD Inpres S
Melihat dukungan Bupati Keerom, dan masyarakat, serta lahan yang strategis, Gubernur Papua optimistis, Papua akan menjadi salah satu wilayah strategis yang mampu menerjemahkan program nasional di sektor pangan.
Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri mengatakan tiga wilayah tersebut yakni Kabupaten Jayapura, Kabupaten Sarmi, dan Kabupaten Keerom. "Berdasarkan hasil pemetaan dimana kami menilai tiga daerah tersebut memiliki potensi la
Aryoko Rumaropen menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jayapura, dinas teknis, serta para petani penerima manfaat program tersebut. Ia menegaskan bahwa program cetak sawah sejalan dengan kebijakan Presiden Republ
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menjelaskan bahwa lahan yang telah disiapkan dalam program tersebut seluas 100 hektare. Dari total luas sawah tersebut, sekitar 25 hektare telah ditanami padi, sementara sisanya akan dil
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH , MH menyatakan hari ini bisa dilihat bersama panen ubi jalan yang merupakan hasil pertanian dari pembinaan pemerintah yang telah mengajak masyarakat untuk terus menanam Hipere untuk k