Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menegaskan bahwa untuk amengatasi persoalan persampahan ini, perlu ada kesinambunggan antara kebijakan pemerintah dan juga tindakan masyarakat.
Tak hanya itu, di pinggir jalan Kali Acay terdapat hewan ternak (Sapi) milik warga setempat. Melihat hal ini tak sedikit warga mengeluh, takut jatuh. Jika, suatu ketika hewan ternak tiba-tiba masuk ket engah jalan. Selai
Menurut Kaharuddin, sebagian besar sampah tersebut merupakan kiriman dari wilayah hulu yang kemudian terbawa arus hingga berhenti di trash trap atau jaring sampah Kali Acay. Dimana tumpukan sampah tersebut kembali terjad
Suara "sak sek sak sek" berpadu dengan gemericik aliran air sungai yang terlihat berwarna coklat. Mereka sibuk menggoyang wajan di tangan, sambil sesekali menyingkap butiran pasir dan lumpur, berharap ada butiran emas.
"Kita lihat sampah yang masuk di kali ini (Acay) adalah sampah yang tidak dibuang pada tempatnya, kami pemerintah kota setiap hari menyediakan dan melakukan pelayanan pengangkutan sampah. Ada trayek-trayek kita yang suda
“Pemerintah kota perlu mengoptimalkan anggaran daerah untuk penanganan sampah di kota-kota di tanah Papua, seperti Kota Jayapura, Kota Sorong, Kota Nabire, Manokwari, Wamena dan Merauke. Dan kami melihat Kota Jayapura me
Hal tersebut, menurut Jece Mano, disebabkan karena kurangnya sarana dan prasarana penunjang kebersihan lainnya yang dimiliki DLHK. Kondisi ini pun tidak mengurangi semangat pihaknya yang bertugas setiap hari di bantaran
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.Kp menyatakan untuk tahun ini pihaknya belum melakukan perencanaan anggaran untuk melakukan sejumlah kegiatan khususnya dalam melakukan normalisasi kali yang ada di Jayawija
Akibatnya Kali Acay sering meluap dan menyebabkan banjir, terutama setelah hujan. Dikarenakan tumpukan sampah aliran sungai itu semakin banyak sehingga kapasitas tampung sungai semakin kecil serta jalur pengaliran air
Jika pada saat musim kemarau, menurut warga sekitar, Kali Acai bak neraka, karena akan mengeluarkan bau busuk yang menyengat. Di musim hujan meski tak lagi berbau, namun Kali Acai, sulit membuat warga tidur nyenyak. Pasalnya, ancaman luapan banjir sudah menjadi masalah tahunan yang seolah-olah sangat sulit diatasi.