"Tadi Presiden menekankan pentingnya kualitas pembelajaran matematika dan bagaimana metode pembelajarannya diperbaiki termasuk di dalamnya ya konsekuensi untuk pelatihan guru matematika," kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa.
Para wakil menteri dan wakil kepala badan itu berasal dari berbagai latar belakang. Ada politisi, jurnalis, birokrat, profesional, hingga purnawirawan TNI/Polri.
Prabowo memanggil satu per satu para menteri yang akan membantu pemerintahannya. Pemanggilan itu dari urutan Menteri Koordinator (Menko). Prabowo menyebut nama Budi Gunawan, Yusril Ihza Mahendra, Airlangga Hartarto, dan Pratikno. Ada juga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, dan Zulkifli Hasan ( Zulhas).
Disinggung apa yang dibutuhkan Papua saat ini, Anum menyampaikan bahwa pemerintah pastinya memiliki banyak referensi dari pemerintahan sebelumnya. Seperti tuntutan untuk adanya tata kelola pemerintahan yang efektif di seluruh tanah Papua, pemenuhan hak-hak dasar OAP dan lainnya.
Menangapi terkait dengan hal itu, Ketua MAjelis Rakyat Papua (MRP), Nerlince Wamuar Rollo, mengaku bangga dan senang, serta menyampaikan ucapan terimakasih kepada presiden terpilih Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang telah memberikan kepercayaan untuk orang Papua terlibat dalam sistem.
Kehadiran Ribka Haluk di Kertanegara santer diprediksi akan menduduki posisi menteri atau wakil menteri, tentunya hal ini akan menjadi sejarah bagi masyarakat di tanah Papua. Pasalnya, Ribka Haluk akan menjadi perempuan pertama asli Papua pegunungan yang diberikan kepercayaan menjabat menteri.
"Iya rencananya sih seperti itu, diundang calon menteri yang kemarin sudah menandatangani kesediaan membantu," kata Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/10).
Guru Besar Ilmu Sosiologi Pedesaan, Universitas Cenderawasih Prof. Avelinus Lefaan, MS, mengatakan wacana tersebut perlu dikaji, baik dari sisi penggunaan anggaran, urgensi untuk pemenuhan kebutuhan negara, sehingga tidak terkesan sekedar bagi bagi kue karena memiliki hubungan primordialisme.