Hasil ini menambah panjang catatan tim Maung Bandung sebagai club yang belum pernah menelan kekalahan hingga laga perdana putaran kedua Liga 1 2024/2025. PSBS sebenarnya memiliki kans menjadi tim pertama yang mengalahkan Persib andaikan bisa memanfaatkan situasi setelah unggul jumlah pemain pada menit 52 saat bek asing Persib, Nick Kuipers diusir keluar lapangan usai menerima kartu kuning kedua.
Gerakan ini sejalan dengan visi Asta Cita ke-4 dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, yang fokus pada pengembangan SDM unggul. Tujuh kebiasaan utama yang diusung dalam gerakan ini adalah Bangun Pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan Sehat dan Bergizi, Gemar Belajar, Bermasyarakat, dan Tidur Cepat.
Selain itu, berbagai program inovatif diluncurkan, seperti Teaching Factory Jurusan Logistik, Batik SMK dari Jurusan Tata Busana, Roti SMK dari Jurusan Tata Boga, dan toko online smkypkpariwisata.com dari Jurusan RPL yang menampilkan produk-produk unggulan karya siswa yang siap untuk di jual.
Hingga putaran pertama usai, Persib merupakan satu-satunya tim yang belum tersentuh kekalahan. Sehingga ini menjadi kans bagi PSBS untuk memutus dominasi Persib. Juru taktik PSBS, Emral Abus mengatakan bahwa mereka sudah memiliki rencana untuk memulangkan Persib tanpa poin.
Pada putaran pertama, PSBS memilih menjadi tim musafir dan bermarkas di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Mereka berbagi stadion dengan tuan rumah Bali United. Mengawali putaran kedua, tim itu akhirnya pulang kampung ke Tanah Papua dan memilih Stadion Lukas Enembe sebagai rumah baru mereka.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kabag SDM Polres Biak Numfor, AKP Muh. Yusuf, S.H., M.H., yang mewakili Kapolres Biak Numfor, serta para Pejabat Utama Polres Biak, perwakilan instansi pengguna jasa Satpam, dan 34 anggota Satpam dari seluruh Kabupaten Biak Numfor.
SMKS YPK 1 Pariwisata kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan melalui kegiatan Jalan Santai Angkat Sampah yang melibatkan ratusan peserta. Kegiatan yang digelar pada hari ini menjadi ajang kolaborasi antara dunia pendidikan, dunia usaha, dan dunia industri, dengan dukungan penuh dari sejumlah pimpinan BUMN dan instansi vertikal.
"Tahun 2025 merupakan lembaran baru, momentum untuk memperbaharui tekad dan semangat. Mari kita tumbuhkan harapan baru dan tingkatkan upaya pengabdian kepada masyarakat. Kita songsong tahun ini dengan optimisme dan semangat baru," ujar Sofia Bonsapia dalam amanatnya.
“ASN harus profesional dalam bekerja. Tidak melihat siapa pemimpinnya saja. Kita memiliki tugas dan janji yang diucapkan saat diangkat. Siapapun pemimpin kita, loyalitas dan disiplin harus tetap dijaga. Yang menentukan kesuksesan kita adalah diri kita sendiri,” tegas Sofia Bonsapia
"Saat ini kita masih menyelesaikan tahun pelajaran 2024-2025 dengan menyesuaikan kurikulum yang lama, baik yang masih menerapkan Kurikulum 2013 maupun Kurikulum Merdeka. Namun, persiapan kebijakan baru sudah mulai kami jalankan, termasuk Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat," jelas Kamaruddin.