Pimpinan Cabang Perum Bulog Merauke Karennu kepada media mengungkapkan bahwa harga pembelian bulog yang telah ditetapkan oleh pemerintah di tahun 2025 itu mulai berlaku sejak 15 Januari 2025.
  Ia mengatakan stok beras itu nantinya didistribusikan antara lain untuk bantuan pangan dan program stabilisasi pasokan dan harga pangan. Selain mendatangkan dari sentra yang ada di Sulawesi dan Jawa, Bulog juga membeli beras hasil petani di Merauke.
  "Silahkan berkoordinasi dengan Bulog di daerah dan kami akan mendukung sepenuhnya," tegas Ahmad Mustari seraya mengaku belum mendapat laporan terkait permintaan beras untuk program tersebut.
Kepala Kantor Logistik Bulog Wamena Stevanuas Kurniawan mengakui pasca perayaan nataru kemarin permintaan akan beras di pasaran Jayawijaya sangat meningkat tajam, namun tak ada masalah karena untuk ketahanan stok bahan pokok khususnya untuk beras masih tersedia.
Karennu mengungkapkan pada tahun 2024, pihaknya telah menyerap hasil panen petani di Merauke sebanyak 16.000 ton. Meski berhasil menyerap hasil panen petani sebanyak 16.000 ton, namun Perum Bulog Merauke masih mendatangkan beras dari luar Papua untuk memenuhi kebutuhan ASN dan TNI Polri serta bantuan beras pemerintah ke masyarakat kurang mampu. Jumlahnya, 11.000 ton yang didatangkan dari Surabaya dan Makassar. Saat ini, yang masih tersisa dari 27.000 ton tersebut sebanyak 8.000 ton.
Pencuri, kata Joseph masuk ke dalam aula Kelurahan Mandala dengan cara mencungkil jendela. Karena menurutnya, seluruh jendela Aula Kelurahan Mandala telah ditutup mati dalam arti dipaku. Apalagi jendela tidak dipasangi teralis besi. Setelah berhasil masuk, pelaku kemudian membuka pintu samping dengan cara paksa.
Karennu menjelaskan bahwa gerakan pasar murah ini dilakukan di 11 kelurahan. Dan pihaknya telah melakukan pengecekan harga beras di lapangan bersama dengan Pj Sekda Papua Selatan Maddaremmeng. Dimana, dari pemantuan di lapangan harga beras medium stabil dibawah Harga Eceran Tertinggi (HET) antara Rp 13.000-13.500 perkilo.
"Berdasarakan laporan dari Kepala Dinas Ketahanan pangan yang mengaku jika bulog dan transpoternya mengalami kesulitan dalam pengangkutan beras cadangan pemerintah dari badan ketahanan pangan nasional maka kita mengaluarkan surat kepada aviasi,"ungkapnya di Kantor Bupati Jayawijaya.
 Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Wilayah Papua dan Papua Barat telah menyerap 15.237 ton beras petani di Kabupaten Merauke, Papua Selatan ini dilakukan sebagai salah satu langkah guna menjaga stabilitas pasokan beras untuk kebutuhan masyarakat
Dikatakan, setiap keluarga penerima manfaat yang merupakan OAP di Kabupaten Supiori, terkecuali ASN, TNI/Polri dan BUMN, mendapatkan hingga 100 kilogram beras per tahun. Mekanisme distribusi dilakukan bekerja sama dengan Perum Bulog, dengan pendataan berbasis daftar kepala keluarga dari masing-masing kampung. Beras ini.