Plak. Anak panah menancap tepat di lingkaran sasaran. Di sisi lapangan, tepuk tangan langsung pecah. Seorang ayah mengangkat kedua tangannya. Seorang ibu buru-buru mengabadikan momen lewat telepon genggam. Sementara anak yang baru saja mele
–Dalam rangka memeriahkan HUTBhayangkara ke-80, Polda Papua menggelar Turnamen Tenis Kapolda Papua Cup 2026 pada 12–16 Juni 2026. Kejuaraan yang dipusatkan di Lapangan Tenis Cartenz Polda Papua dan Lapangan Tenis Sian Soor Kantor Wali Kota
Kejuaran Daerah Bupati Keerom Cup Series II Motocross dan Grasstrack Tahun 2026 memberikan banyak cerita. Mulai dari hadirnya pembalap nasional hingga munculnya para pembalap lokal. Kejuaraan yang berlangsung sejak 15-17 Mei di Sirkuit Yuwa
Turnamen tersebut menjadi ajang pembinaan atlet sekaligus wadah mempererat hubungan persaudaraan antardaerah melalui olahraga bulu tangkis. Kegiatan ini juga diikuti peserta dari berbagai wilayah di Tanah Papua, termasuk dari Provinsi Papua
Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra, SH.MM mengapresiasi kejuaraan Bulu Tangkis Hadi Open yang konsisten menyelenggarakan turnamen setiap tahunnya. kejuaraan Hadi Open dinilai telah membantu Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dala
Ketua NPCI Papua, Jayakusuma mengatakan pengurus NPC hingga saat ini banyak menghadapi kendala dalam melakukan pembinaan atlet disabilitas di Papua. Khususnya dukungan anggaran dari pemerintah daerah.
Gerakan lincah dan atraktif dari para penari ini membuat para pengunjung sontak bersorak memberi semangat. Sebagai representasi singa yang gagah dan berani, barongsai diyakini membawa keberuntungan, kemakmuran, serta ked
Plt Sekda Jayawijaya Petrus Mahuse, AP, M.Si menyatakan, pemerintah sangat bersyukur kepada Tuhan karena sejak sekian lamanya terjadi kefakuman cabang olahraga Taekwondo, namun dengan semangat dan keinginann sendiri yang
Evan Soumilena dikenal sebagai pemain Tim Nasional Futsal Indonesia yang aktif membela Indonesia di berbagai ajang nasional maupun internasional. Kehadirannya dalam kegiatan internal kepolisian ini dinilai menjadi motiva
Angel Berta Kaize yang juga atlet bola volI pantai internasional itu menghembuskan napasnya yang terakhir pada Sabtu (27/12) karena sakit. Upacara yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Kapolres Merauke, AKB
Kemenangan ini menjadi kemenangan bersejarah karena untuk pertama kalinya Timnas futsal putra Indonesia meraih medali emas di pesta olahraga se-ASEAN tersebut. Bomber Timnas futsal Indonesia, Evan Soumilena mengaku sanga
Namun, di saat tekanan memuncak, Basral justru tampil sedingin es. Dengan kontrol papan yang presisi, ia meluncur, melompat, dan menuntaskan trik pamungkasnya tanpa cela. Skor langsung melonjak ke angka 166,67, melompati
“Pelantikan boleh memegang apa saja, tetapi yang paling penting adalah kerja-kerja ke depan. Jangan terlalu larut dalam pelantikan, kerja nyata itu yang utama,” tegas Haris dalam sambutannya.
Silfanus meraih medali perak lewat cabang olahraga atletik nomor lempar lembing dengan catatan 71,99 meter. Sebuah debut SEA Games yang mengesankan bagi Silfanus, menjadi bukti tekad, kerja keras, dan daya juang yang ter
Kedelapan atlet NPCI Papua kini menjalani pemusatan latihan nasional (Pelatnas) di Solo. Mereka adalah Bernadus Zadrak Waipon (para atletik), Dapiel Bayage (para atletik), Scolastika N. Valentin (blind judo), Reiner Wil
Prestasi gemilang juga dibukukan atletik Keerom yang berhasil menempati posisi kedua Kejuaraan Provinsi Papua Barat pada November lalu dengan meraih 16 emas, 14 perak dan 12 perunggu.
“Pembinaan olahraga disabilitas juga ada di bidang kami, sehingga kami perlu melihat bagaimana pembinaan atlet disabilitas di NPCI Papua dan bagaimana pemerintah mendukung atlet disabilitas,” ungkap Eksi Yuneti Peputrini
Pemain-pemain timnas U-21 yang naik ke tingkat senior di antaranya Ajeng Nur Cahaya, Pascalina Mahuze, Chelsa Berliana, Namira Ramadhanti, dan Indah Guretno. Sementara bintang timnas U-21 Indonesia sepanjang turnamen Pia
Ketua Panitia Hendrikus Mahuze menyebutkan, pekan olahraga Provinsi Papua Selatan yang akan berlangsung sampai 29 November 2025 ini mempertandingkan 13 cabang olahraga diantaranya bola volly, sepak takraw, bola basket, t
Ia berpesan agar 13 atlet tersebut bisa mengharumkan nama Papua dan pulang membawa prestasi. “Selamat berjuang dan berjuanglah untuk nama Keerom, tunjukan kepada atlet lain di sana bahwa Keerom juga bisa,” ujarnya.
Para atletik mendulang 4 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu. Kemudian para renang mengoleksi 2 emas, 1 perak dan 2 perunggu. Capaian tersebut menempatkan NPCI Papua pada peringkat 7. Posisi pertama atau juara umum menja
NPCI menambah 1 medali emas dari Para Atletik, Frans Marcelino Dayapo di nomor 400 meter T45-47 putra. Kemudian satu medali perak dari Bernadus Zadrak Waipon di nomor lari 400 meter T20 putra.
Dalam kesempatan itu, Evert menyampaikan bahwa ini merupakan momentum penting menandai semangat kebangkitan olahraga di Kabupaten Mimika. Ia mengaku bangga sekaligus terharu melihat semangat para atlet muda tersebut. Men
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Olahraga Kabupaten Sarmi, Karel B. Sabarofek, mengatakan bahwa tahun ini beberapa cabor aktif mengikuti berbagai kejuaraan, seperti Forki yang mengikuti Kejurda dan Tarung Derajat yang
“Peparpenas lalu di Palembang kita sumbang 5 medali emas, dan tahun ini kita target 2 emas saja. Karena atlet tidak banyak yang kita bawa dan kebanyakan masi baru, tapi saya yakin dengan semangat para atlet ini pasti aka
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sarmi, Karel B. Sabarofek, mengatakan bahwa saat ini perhatian bagi atlet masih menjadi tanggung jawab Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Karena itu, pihaknya akan lebih
Khusus pembinaan atlet kata Abdul Majid, dana hibah yang disalurkan oleh Pemkot akan langsung dikelola oleh pihak KONI. Sedangkan untuk pembinaan Pemuda Mandiri oleh Diaspora merupakan investasi jangka panjang untuk masa
Menurutnya, sebagian besar dari mereka memiliki potensi besar. “Mereka tunjukan tehnik, skill yang luar biasa. Kita akan melakukan seleksi sampai mendapatkan pemain futsal putra 25 orang dan putri 25 orang,” ujar Daud Ar
Menurutnya, atlet yang mereka siapkan terus melakukan persiapan dengan baik.
“Papua akan ikut dan kita akan menyesuaikan dengan anggaran yang ada. Jadi rencana ada 7 cabang olahraga yang akan kita ikuti dalam Popnas,” un
Lika-liku sepak terjang Nabila-Nadila yang harus meninggalkan sepatu roda untuk meraih prestasi sebagai atlet balap sepeda profesional merupakan keputusan yang cukup berat. Namun dari keputusan ini ternyata tetap menjadi
“Dua hari lalu saya bertemu dengan inspektorat Papua menanyakan soal bonus atlet, ada juga pihak dari Disorda. Karena kami dari NPCI sudah memasukan data dan menunggu kapan pencairan,” ungkap Jayakusuma kepada Cenderawasih Pos
"Mereka akan siap mengikuti kejuaran Rugby Internasional negara-negara Asia Tenggara yang akan dilaksanakan di Singapura yang berlangsung pada tanggal 3-6 April 2025," ujar Dessy Wanggai setelah dilepaskan Wali Kota Jayapura di ruangan kerjanya.
"Seorang atlet masa jayanya itu tidak lama, biasanya golden age-nya itu 25 sampai 30 tahun. Habis itu selesai dan jadi pelatih. Sekarang jadi pelatih bagaimana supaya pengetahuannya bisa bertambah, saat ini sudah bisa mendaftarkan diri di Fakultas Ilmu keolahragaan Uncen melalui rekognisi pembelajaran lampau (FPL)," jelasnya.
Komandan Lanud Silas Papare Marsma TNI Mokh Mukhson, S.E., M.M., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas torehan prestasi yang diraih oleh atlet Pencak Silat Lanud Silas telah mengharumkan nama satuan.
Perolehan 11 medali terdiri atas 6 medali emas, 3 medali perak dan 3 medali perunggu. Papua saat ini sudah mengantongi total 23 medali emas, 29 medali perak dan 26 medali perunggu dengan total keseluruhan 78 medali.
Dari para atletik tercipta dua rekor nasional lewat lempar cakram dicatatkan oleh Ani Yikwa klasifikasi F55. Selain meraih medali emas, dia juga berhasil mencatatkan lemparan 15,20 meter. Memecahkan rekor sebelumnya dengan catatan 15,10 meter.
Kontingen Papua masih memiliki kans untuk mendulang medali emas pada hari kelima atau Jumat (11/10). Beberapa cabang atlet andalan mereka akan tampil di nomor final seperti para panahan, atletik, renang, menembak, tenis meja.
Perolehan medali emas pertama diraih oleh Humawar kelas 67 kg putri dengan total angkatan 243kg. Humawar mengalahkan dua pesaingnya asal Jawa Barat, Aprina Setiyowati peraih medali perak dengan total angkatan 192kg dan Jahrotun asal Jawa Tengah dengan total angkatan 105kg.
"Sampai hari hari keempat, akhirnya kita bisa meraih satu emas lewat Nurul dan satu perak lewat Maemunah. Mereka berdua di final, all papua final," ungkap pelatih Judo Papua, Ahmad Bahar kepada Cenderawasih Pos.
“Secara umum, evaluasi saya adalah proses mereka kesana (PON XXI Aceh-Sumut) tidak berjalan dengan baik, khususnya pelatihanya dan sebagainya. Dan itu yang saya amati selama ini,” sambungnya.
Adapun 3 medali emas diraih lewat cabang olahraga para renang 2 medali dan para atletik 1 medali. Kemudian medali perak dan perunggu lainnya juga diperoleh dari Renang, Atletik dan Judo Tuna Netra.
"Saya sangat bersyukur dan puji Tuhan kita jauh-jauh datang dan menyumbangkan medali untuk Papua," ungkap Ondi kepada Cenderawasih Pos. Ini adalah medali emas kedua bagi Ondi di ajang Peparnas. Pada Peparnas sebelumnya di Papua, wanita berusia 27 tahun itu juga berhasil mengalungkan medali emas. "Ini emas kedua bagi saya, tapi ini benar-benar luar biasa karena saya bisa meraihnya di luar Papua," ujarnya.
Target tersebut terbilang realistis dengan melihat kekuatan atlet NPCI Papua pada iven olahraga nasional empat tahunan itu. 66 medali emas itu nantinya diraih lewat 12 cabang olahraga yang akan diikuti.
Yostan menyebutkan, peraih medali emas yakni Siti dari kategori Pra Dini, Lingsi dari kategori Anak, Abal dari kategori Pemula Putra, Elma dari kategori Pemula Putri, Rafly kategori Taruna Putra, Elma kategori Taruna Putri, dan Yostan dari kategori Veteran.
Pada Peparnas XVI 2021 silam, Ang- kat Berat Papua sukses mengalungkan 1 emas, 3 perak dan 3 perunggu. Namun pa da Peparnas kali ini, Angkat Berat Papua mematok target 2 medali emas. "Kami menargetkan 2 medali emas dari Cabor Angkat Berat. Karena kita sudah berlatih kurang lebih 6 di Kalimantan," ujarnya.
Bima mencatatkan waktu 59 menit 35 detik di garis finish. Adapun posisi pertama, atlet Jawa Barat, Rashif Amila Yaqin, sukses merebut emas dengan perolehan waktu 57 Menit 38 Detik. Sementara itu, atlet dari Jawa Timur, Hauqalah Fakhal Arvyello, mengamankan posisi ketiga dengan perolehan waktu tepat 1 jam 0 menit.
“Ada kesamaan hak, karena tujuan mereka satu, membawa nama Papua bukan hal lain. Sekali lagi saya jamin bonus itu sama, tapi nominalnya sedang dihitung tim TAPD kita,” sambungnya.
Menurutnya, capaian 19 medali emas, 26 perak dan 23 perunggu sebuah prestasi yang patut diapresiasi. Dengan persiapan yang minim, namun atlet Papua masih bisa meraih prestasi di kancah nasional.
“Keberhasilan kalian adalah kebanggaan kita semua. Atlet yang akan bertanding adalah simbol perjuangan, semangat dan keberanian. Saya bangga melihat dedikasi dan kerja keras yang telah kalian tunjukkan dalam persiapan menghadapi kompetisi ini. Ingatlah, kalian bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga nama Provinsi Papua dan seluruh masyarakat," ujarnya.
Jan Jap Ormuseray selaku Ketua Umum Softball Papua, mengaku sangat mengapresiasi prestasi-prestasi yang berhasil diraih oleh tim softball Papua selama ini. Puncaknya pada PON XX tahun 2021 lalu di Papua, berhasil meraih medali emas. Terkini di PON Aceh dan Sumut tim softball putri Papua, berhasil masuk putaran final dan meraih medali perak.
Minimnya perhatian itu kemudian berdampak pada prestasi dan raihan medali pada PON XXI tahun 2024 di Aceh dan Sumut. Meski demikian dia pun memberikan apresiasi yang tinggi pada beberapa cabang olahraga yang berhasil memberikan prestasi yang membanggakan bagi Papua di level nasional pada PON 2024 ini. Diantaranya Perbasasi Papua dan juga atletik yang selalu menjadi langganan mempersembahkan medali untuk Papua.
Menembak Papua sukses menyabet 5 keping medali emas, 7 perak dan 4 perunggu. Perbakin kembali membuktikan bahwa mereka merupakan cabang olahraga tersukses kontingen Papua dalam dua edisi PON terakhir.
Papua sukses menyumbang medali emas dari beberapa cabang olahraga, seperti Menembak dengan 5 emas, Renang 3 emas, kemudian Angkat Besi, Layar, Panjat Tebing, Muaythai masing-masing menyumbang 2 medali emas, dan Dayung, Selam dan Gateball menyumbang 1 medali emas.
Kepastian Bonus telah dibahas dan disepakati tim Anggaran Pemprov dan Tim Anggaran DPR Papua yang dihadiri langsung Penjabat Gubernur, Mayjen TNI (Pur) Ramses Limbong. Bonus dibayarkan bulan desember.
Dia yakin, putra-putri Papua akan meraih prestasi di kancah nasional bahkan dunia bila memiliki program latihan secara berjenjang. Apalagi Papua saat ini sudah memiliki fasilitas olahraga bertaraf nasional bahkan internasional yang dapat menunjang prestasi atlet.
“Puji Tuhan anak-anak bermain lepas hari ini, pertandingan tadi sangat menentukan kita bisa melaju ke final,” ungkap juru taktik Rugby Papua, George Deda kepada Cenderawasih Pos usai pertandingan.
Bertanding di GOR Angkat Besi, Harapan Bangsa Sport Center, Banda Aceh, Jumat (6/9). Natasya meraih medali emas pada cabang olahraga Angkat Besi Putri 59 Kg. Natasya berhasil menyelesaikan total angkatan 214 kg.
Tiga hasil minor itu memupus harapan Papua untuk berdiri di podium juara. Meski masih menyisahkan satu laga lagi kontra Jawa Timur, namun hasil tersebut tidak akan bisa mengubah nasib basket putri Papua.
Sekretaris umum KONI Papua Pegununungan Timotius Matuan menyatakan atas nama pemerintah provinsi papua, dalam hal ini mewakili ketua umum KONI, Ketua Harian KONI, terkait PON XXI Aceh-Sumut tahun 2024, untuk Papua Pegunungan sudah persiapkan atlet sejak tahun 2023 sampai 2024 jumlah cabor yang sudah siapkan itu sekitar 15 cabor yang terdiri dari 10 perorangan, 4 Beregu ada satu cabor yang eksebisi
Wakil Ketua Umum KONI Papua Selatan Soleman Jambormias, mengungkapkan, 103 orang yang diberangkatkan tersebut terdiri dari 30 atlet dari 18 cabor dan 73 pelatih dan official.
"Tadinya pelatih dan official lebih dari 200 orang, tapi karena anggaran yang sangat terbatas, sehingga kita pangkas disesuaikan anggaran yang ada. Yang kita utamakan adalah pelatih," kata Soleman Jambormias.
Meski dengan persiapan serba terbatas, Ramses berharap para atlet tetap tampil maksimal untuk mendulang medali. Dengan persiapan yang sempat terganggu, Papua tetap berani menartegkan bisa meraih emas.
“Papua ikut PON! Kepastian ini setelah Pemerintah Provinsi Papua memastikan anggaran untuk kontingen PON telah tersedia dan juga KONI segera akan berkoordinasi untuk jadwal pelepasan kontingen PON Papua ke Aceh dan Sumut,” ungkap Kenius.
Wakil Ketua I KONI Papua Tengah Cessar Avianto Tunya, menjelaskan Provinsi Papua Tengah dipastikan hanya akan mengikuti 14 Cabang Olahraga (Cabor) dari total 68 cabor di PON yang berlangsung di Aceh dan Sumut.
Yohan mengatakan angka tersebut masih tentatif tergantung arahan dari Presiden Joko Widodo. Bahkan bisa saja bonus yang didapatkan atlet bertambah dari rencana awal.
Dipantau dari media sosial Instagram @jokowi di Jakarta, Jumat (9/8), tampak Kepala Negara yang mengenakan setelan jas abu-abu melakukan video call dari Istana Merdeka Jakarta. Sedangkan dua atlet tersebut berada di Paris, Prancis.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Umum KONI Papua, George Weyasu, menyusul belum adanya penyerahan dana dari Pemerintah Papua. Sementara batas penyerahan kontribusi kontingen tinggal menghitung hari.
Budi menjelaskan, bahwa pada PON XXI Aceh-Sumut, pihaknya akan mengikuti 9 kelas dengan 2 atlet yakni dirinya sendiri dan Hafidz yang merupakan anak kandung sendiri. Dari 9 kelas yang akan diikuti tersebut, satu kelas diantaranya merupakan kelas baru yang akan dipertandingkan di pekan olahraga nasional yakni kelas Tandom dengan 2 penumpang yakni pilot dan navigator.
KONI Papua memastikan tak bisa memboyong seluruh atlet pada iven nasional empat tahunan itu. Mengingat keterbatasan anggaran. Dimana, KONI Papua hanya disokong anggaran Rp 35 miliar untuk mengikuti PON XXI.
Keberadaan kakak-beradik Chico-Ester dalam satu tim Thomas-Uber di satu edisi juga menjadi sejarah. Mengulangi torehan Eddy Hartono-Hariyanto Arbi di edisi Piala Thomas 1994 Jakarta dan Indra Widjaja-Candra Wijaya dalam Piala Thomas 1998.
Ketua Umum Pengprov PASI Papua Selatan Timotius Ndiken ketika dihubungi media ini mengungkapkan bahwa lemparan Silvanus Ndiken tersebut mengalahkan peraih medali emas Kejurnas Solo tahun 2023 lalu.
Wakil Ketua Umum KONI Provinsi Papua Selatan Soleman Jambormias mengingatkan seluruh pengurus KONI Provinsi Papua Selatan maupun Pengurus Provinsi Cabang Olahraga untuk mengurus atlet.
Ketua Pengprov Pasi Papua Selatan yang juga Ketua Tim, Timotius Sukai Ndiken, mengungkapkan, ke-8 atlet atletik yang mengikuti TC berjalan tersebut adalah atlet lompat jauh Steven Mahuze, atlet lari 100-200 meter Barbalina Agustina Dinaulik, atlet lari 100-200 meter Mlania Yanu, atlet dasa lomba Nikolaus Ndiken, atlet lempar lembing Yosias Mbawal Ndiken, atlet lari 100-200 meter Paustinus Obek Basik-Basik, atlet lempar lembing Silpanus Ndiken dan atlet lempar lembing dan cakram Eventinus Gebze.
Kontingen Papua Pegunungan akan diperkuat sebanyak 105 atlet dari 16 cabang olahraga perorangan dan beregu. Dimana 30 atlet dari 15 Cabor wild card serta satu cabang olahraga PSSI (Sepakbola dan Futsal).
Dengan disahkannya SK pengurus NPCI Provinsi Papua Selatan ini, maka Papua Selatan siap mengikuti Peparnas 2024. Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun memberikan penghargaan atas upaya dan kerja keras yang dilakukan oleh NPCI Papua Selatan.
Sekretaris Umum KONI Provinsi Papua Selatan Antonio Liberto Ohoitimur kepada media ini mengungkapkan bahwa ada kebijakan Presiden Jokowi kepada KONI DOB Provinsi di Papua bahwa untuk kualifikasi khusus untuk 4 DOB dilselenggarakan babak kualifikasi yang akan dilangsungkan di Kota Timika Cabang Olahraga Sepak Bola untuk sepak bola putra, sepak bola putri, futsal putra dan futsal putri.
Sebelum diberangkat ke tempat peristirahatannya yang terakhir, para kerabat, handai taulan, serta para mantan atlet, atlet binaraga, angkat besi, bahkan sampai pejabat pemprov Papua melayat ke rumah duka di dok 9 atas kemarin.
Dunia olahraga tanah air kembali berduka, Lifter legendaris Indonesia, Lisa Raema Rumbewas telah meninggal dunia. Indonesia tentu sangat kehilangan dengan kepergian Lisa. Atlet berdarah Papua itu merupakan salah satu atlet terbaik yang pernah dimiliki.
Pemain berusia 36 tahun itu tidak kekurangan tawaran ketika ia meninggalkan Paris Saint Germain awal tahun ini, memilih untuk bergabung dengan Inter Miami dari Major League Soccer meskipun dikaitkan dengan kepindahan besar-besaran ke klub Saudi Al-Hilal, dikutip dari Reuters.
Sekretaris Umum KONI Provinsi Papua Selatan Antonio Liberto Ohoitimur, S.Pd, M.Pd saat membuka Musprov I Pabersi Papua Selatan tersebut mengungkapkan bahwa Pabersi merupakan cabang olahraga yang ke-32 yang menggelar Musprov.
Setelah sebelumnya berhasil mendominasi perolehan medali emas pada bulu tangkis di Pekan Olahraga Provinsi Papua Selatan, Asmat kembali membuktikan diri bahwa mereka yang terbaik di cabang olahraga Taekwondo.
Ketua Pertandingan Silat Porprov Papua Selatan Giyono yang juga Ketua Pengkab IPSI Kabupaten Merauke yang memimpin langsung pertandingan saat terjadi insiden tersebut ditemui di GOR Hiad Say Merauke, Jumat (3/11/2023) mengatakan, bahwa bahwa patah tulang selangka yang dialami oleh atlet Bowo Prio Handono saat bertanding melawan atlet asal Kabupaten Mappi tersebut tidak ada unsur kesegaraan.
"Ya saya senang sekali hari ini target yang telah kita canangkan yaitu 19 medali emas alhamdulillah sudah tercapai, karena perjuangan luar biasa atlet-atlet kita, bekerja keras membawa nama Indonesia di Asian Para Games ini," kata Muhadjir, Senin (30/10).
"Saya sudah kontak dengan Sekjen Kementerian PUPR, ada berita yang cukup bagus. Menteri PUPR, Bapak Basuki Hadimuljono, atas persetujuan dari Pak Presiden Joko Widodo, akan memberikan bonus rumah untuk mereka yang mendapatkan medali," kata Menko Muhadjir dalam keterangan resmi Komite Paralimpiade (NPC) Indonesia, Sabtu (28/10).
“Saya ingin sekali, untuk kedua kalinya mendapatkan medali di Paralympic. Kemarin waktu Paralympic Tokyo saya mendapatkan medali perunggu,” kata Saptoyogo saat ditemui di Huanglong Sports Centre Stadium, Tiongkok, Kamis (26/10).
Arianti menjadi yang tercepat dengan membukukan waktu 12,52 detik. Dia berada di depan sprinter asal India Simran dan pelari tuan rumah Yaqin Shen yang masing-masing terlampau 0,16 detik dan 0,26 detik darinya.
Medali perunggu pertama dihasilkan oleh Junaedi setelah mengalahkan Sukhrob Shukurov dari Uzbekistan, di nomor -60 kg kelas J1 putra. Kemenangan itu diraih Junaedi selama 53 detik dengan 1 Ippon.
Saptoyogo menjadi yang tercepat pada nomor lari 400 meter T37 dengan catatan waktu 54,80 detik. Dia unggul dari para rivalnya, yaitu Apisit Taprom (Thailand) dan Thamer Ahmed Alzahrani (Arab Saudi) yang tertinggal masing-masing 1,83 detik dan 2,75 detik. Taprom berhak atas medali perak, sementara medali perunggu dibawa pulang oleh Alzahrani.
Catatan terbaik Suparni adalah 11.12 dari enam kali percobaan. Sementara, medali emas diraih oleh atlet Para atletik Jepang Reina Hori dengan skor 11.93. Lalu, medali perunggu menjadi milik wakil Malaysia Noor Imanina Binti Idris dengan skor 11.08.
Capaian tersebut jauh dari target yang dicanangkan oleh pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Presiden Joko Widodo. Yakni, meraih 12 medali emas dan finis di 12 atau 10 besar.