Saturday, April 11, 2026
26.3 C
Jayapura
- Advertisement -spot_img

TAG

ADAT

Sepakat Dukung Aksi Masyarakat Adat

Wakil Ketua III DPRK Merauke Dominikus Cambu menjelaskan, pada tanggal 6 November 2025 masyarakat di Kampung Nakias dan Salamepe melakukan pemalangan terhadap jalan agar PT Johnlin tidak melakukan aktivitas pembongkaran

Wamendagri: Kebijakan Otsus Beri Ruang Masyarakat Adat

Mantan Pj Gubernur Papua Tengah ini menilai, keberadaan hak ulayat memiliki kedudukan yang kuat secara konstitusional maupun dalam Undang-Undang (UU) Otsus Papua. Ia mengutip Pasal 18B ayat (2) UUD 1945 yang menegaskan p

Kompensasi Karbon Langkah Efektif Melindungi Hutan Adat

Albert menjelaskan bahwa pemberian insentif karbon kepada masyarakat adat akan memperkuat komitmen mereka dalam menjaga hutan dari berbagai bentuk eksploitasi, baik pembalakan liar, perburuan, maupun pembukaan lahan yang

Anggap Melindungi Mafia Tanah, Kantor BPN di Palang

Berdasarkan data yang dihimpun Cenderawasih Pos, aksi dipimpin oleh Yeri Stenly Hamadi (Masyarakat Adat Tobati Enggros) dan diikuti sekira 25 orang. Masa aksi membawa sejumlah spanduk bertuliskan 'Tanah Adat Milik Ahli W

Selesaikan Persoalan Tanah dan Batas Wilayah Kunci Kelancaran Pembangunan

“Kalau hari ini persoalan tanah dan batas wilayah masing-masing ini masih belum beres. Kita bicara tentang batas Kirihi Walai, Wapoga Kamarsano, dan bahkan di tengah masyarakat, bahkan kita bicara tentang rencana pembang

DPRK Waropen Prioritaskan Perda Perlindungan Masyarakat Adat

Ketua DPRK Waropen, Yeneke Dippan, dalam sambutannya pada acara Pra-Konferensi Musyawarah Besar Masyarakat Adat Waropen, Selasa (4/11), mengajak seluruh elemen masyarakat dan dewan adat untuk berkolaborasi dan saling ber

Investor Harus Hargai dan Hormati Masyarakat Adat

‘’Itulah yang terjadi di Papua. Terjadi penolakan dimana-mana karena tidak atau belum mendapatkan izin dari masyarakat adat. Jadi masyarakat adat ini tidak boleh dilupakan. Kalau sudah duduk koordinasi dan menyatakan oke

Gubernur Fakhiri Sanjung BTM-CK

Prosesi adat menjadi pembuka dari rangkaian ibadah syukur dan pesta rakyat yang dikemas terbuka bagi masyarakat umum, di kantor gubernur. Selain proses adat, Gubernur Papua, Mathius D Fakhiri juga tak melupakan para Gube

Gubernur dan Wagub Bakal Jalani Prosesi Adat

Hingga akhirnya ditentukan waktu untuk pesta rakyat tersebut dilakukan hari ini. Jika menilik undangannya, kegiatan akan dimulai pukul 13.00 WIT namun ada beberapa prosesi tambahan lainnya yang dimulai lebih awal. Dan se

Benda Adat yang Sakral Bukan Diperoleh dari Jual Beli, BBKSDA Harus Merubah

Yang dilakukan BBKSDA dengan cara membakar dianggap salah dan itupun diakui oleh pihak BBKSDA. Alhasil sasaran tembak semua ditujukan ke gedung berwarna hijau di Kotaraja tersebut. Bahkan Menteri Kehutanan, Raja Juli har

Latest news

- Advertisement -spot_img