Akibatnya, dua rumah dan satu honai dibakar massa. Namun situasi tersebut dapat diredam usai aparat kepolisian dari Polres Jayawijaya turun ke lapangan dan menenangkan keluarga korban serta juga meminta keluarga pelaku untuk tidak melakukan aksi pembalasan, sebab kasus tersebut telah ditindak lanjuti oleh kepolisian.
Massa juga mempertanyakan apakah presiden terpilih tidak punya program lain selain mendatangkan transmigrasi ke Ke Papua, Papua tidak butuh transmigrasi, Papua butuh pembangunan Infrastruktur, butuh kesehatan, butuh pendidikan, butuh kesejahteraan, program ini yang penting untuk masyarakat Papua.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasubbdit Provos Bid Propam Polda Papua AKBP Muh. Mukabsi, S.Sos, MM didampingi Wakapolres Jayawijaya Kompol I Wayan Laba, SH, MH tersebut menyasar terhadap handphone (HP) milik pribadi personel Polri maupun guna mengecek apakah ada personel Polri yang bermain judi online.
PJ Bupati mengaku bantuan ini tidak seberapa, hanya tapi hal ini merupakan wujud perhatian dari pemerintah daerah melalui dinas teknis untuk membantu masyarakat di distrik, dan bantuan ini tak hanya di wamena kota saja tapi beberapa waktu lalu juga dilakukan beberapa distrik lain dan juga puskesmas untuk menyerahkan bantuan yang sama.
Razia tersebut dipimpin oleh KBO Sat Intelkam Polres Jayawijaya Ipda I Gede Cipta Adi Permana melakukan pemeriksaan di tempat -tempat yang pernah ditemukan menjadi tempat pembuatan miras, dan hasinya, ribual liter miras kembali diamankan bersama empat orang warga orang warga dengan inisial, LK (50), Jr (49), TK (32) dan KK(23) di dua tempat berbeda
Ipda Suryanto juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membawa alat tajam pada saat berpergian atau jalan-jalan ke kota karena dapat membahayakan orang lain maupun diri sendiri.
 Komisioner KPU Provinsi Papua Pegunungan Devisi Teknis Pelaksanaan Melkianus Kambu menyatakan untuk Pilkada partisipasi pemilih berbeda dengan pelaksanaan Pileg dan Pilpres kemarin, dimana dalam Pileg tersebut satu TPS itu mencapai 300 orang, sementara untuk Pilkada menjadi 600 orang per TPS.
Komisioner KPU Papua Pegunungan Devisi Sosialisasi dan SDM, Adi Wetipo mengatakan bahwa, pihaknya selain menjalin kerjasama dengan dewan kesenian Papua Pegunungan melakukan festival musik dan lagu daerah guna untuk sosialisasi pesan Pemilu damai juga disampaikan dengan 3 bahasa yakni bahasa Lanny, Yali dan Hubula
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.Ik saat dikonfirmasi membenarkan adanya alat perang tradisional yang dibawa dari Kabupaten Nduga yang masuk ke bandara Wamena oleh karena itu hari ini pihaknya telah melakukan penyitaan terhadap sejumlah alat perang tradisional yang dibawa masyarakat Nduga ke Wamena melalui bandara.
Menyikapi masalah tersebut pemerintah Kabupaten Jayawijaya mengambil langkah cepat dengan memerintahkan Dinas Pertanian untuk melakukan pengadaan alkon serta alat pertanian lainnya yang bisa membantu masyarakat dalam agar menjaga tanah tersebut tetap basah dan bisa ditanami komoditas pertanian.