Rapat itu diikuti 4 OPD, Provinsi, dan 29 OPD Kabupaten Kota, Tim Percepatan Stunting Provinsi Papua dan satgas percepatan penurunan angka stunting, serta mitra yang lain. Adapun sebelum rakerda itu digelar Bkkbn bersama peserta ini menggelar pra Rakerda yang dimulai 20-21 Mei 2024.
Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Bayu Kriswandito, melalui Danramil 1707-04/Kimaam Kapten Inf Nurmadi menyampaikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi kepada anak-anak di Kampung Kiworo Distrik Kimaam Kabupaten Merauke-Papua Selatan sebagai upaya pencegahan stunting pada anak.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM mengakui jika dalam rapat koordinasi yang dilakukan di ruang rapat Bupati Kantor Otonom Pemda Jayawijaya itu mengkongkritkan Upaya penanganan stunting yang merupakan program nasional yang akan ditindak lanjuti, lewat beberapa OPD terkait yang mengalokasikan anggaran dalam DPAnya.
Pihaknya juga meminta kabupaten/kota di Papua untuk menyediakan anggaran yang cukup dalam penanganan Stunting sesuai kemampuan daerah tersebut. “Selain itu mereka juga harus memastikan bahwa potensi stunting dapat terpetakan dengan bagus, sehingga dari sisi perencanaan penganggaraan dan pengalokasian yang bagus,” ujarnya.
Dikatakan Derek, permasalahan Stunting tidak hanya dipengaruhi oleh kesehatan ibu dan anak serta gizi anak saja. Melainkan juga dipengaruhi oleh banyak faktor lain di luar kesehatan, seperti ketersedian air bersih layak dan sanitasi, jaminan sosial dan pola asuh, sehingga dalam penanganan dan pencegahannya pun harus dilakukan secara menyeluruh dan memusat atau konvergen.
Dikatakan, tak hanya itu begitu juga untuk kemiskinan ekstrem, harus persis data pastinya, dalam penanganan satu keluarga atau kepala keluarga bisa lepas dari kemiskinan eksrem, itu apa saja yang harus dilakukan oleh pemerintah untuk memberikan layanan, dan berapa kebutuhan anggarannya per setiap kepala keluarga.
Kepala Bkkbn Papua Nerius Auparay mengatakan hasil survei Kesehatan Kesehatan Indonesia, pada bulan desember 2023 kemarin angka prevalensi stunting di Papua menurun 6 persen.
PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE,MM Launcing Penanganan Stunting yang dimulai wilayah Puskesmas Wamena kota menjadi tugas dan tanggungjawab pemerintah sekurang -kurangnya 14 persen harus diturunkan dalam tahun ini, oleh karena itu anak -anak yang terlahir dalam keadaan Stunting perlu di perhatikan oleh pemerintah
Dikatakan, stunting di Kota Jayapura masih cukup tinggi. Jumlah pada tahun 2023 lalu mencapai 2000-an kasus. Di satu sisi upaya penanganannya masih saja terus dilakukan oleh pemerintah.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jayawijaya Elis Andi Sumule menyatakan Tim Penggerak PKK Kabupaten Jayawijaya memilki sedikit bantuan yang bisa disalurkan kepada panti Asuhan yang ada di wilayah Kota Wamena dan sekitarnya berupa beras serta beberapa makanan tambahan seperti Susu, biscuit dan juga bubur Kacang hijau.