Menurut Bambang, turunnya okupansi hotel di Kabupaten Jayapura disebabkan banyak faktor. Seperti perekonomian yang masih lesu. Belum lagi Kabupaten Jayapura hanya sebagai tempat transit dan pengelolaan obyek wisata belum optimal, sehingga pengunjung dari luar juga belum banyak.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jayapura Alpius Toam mengatakan, banjir atau genangan air yang saat ini masih sering terjadi di pertigaan Jalan Sosial Kemiri Sentani dekat Batalion Infanteri 751 RK Sentani, menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus di atasi bersama- sama. Pasalnya saat ini jalan semakin rusak karena sering tergenang air dan selalu macet saat banjir.
Hujan deras yang terjadi pada Minggu (8/10) malam menyebabkan halaman dan aula SD Mutiara Sion Sentani, Senin (9/10) kebanjiran sehingga peserta didik untuk kelas 1, 2, 3, 4 dan 6 diliburkan, sedangkan kelas 5 tetap masuk karena masih dalam gladi ANBK dan kelas tidak terkena dampak banjir.
Masalah anak jalanan (Anjal) yang sering konsumsi lem Aibon maupun orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang sering ditemukan di Kota Sentani, menjadi perhatian serius Pemkab Jayapura melalui OPD terkait yakni Dinas Sosial dan Dinas Pembersihan Perempuan Perlindungan Anak (DP3A) maupun Dinas Kesehatan. Hal ini dikatakan Sekda Kabupaten Jayapura Hana S.Hikoyabi, di Sentani (9/10)kemarin.
"Setelah kami dilantik, hal yang kami lakukan tentunya harus mendaftarkan diri dulu ke notaris, supaya ada kekuatan hukum dan tugas komisaris tentu memberikan masukan, saran dan tidak selalu melakukan intervensi, sehingga roda organisasi perusahaan bisa berjalan dengan lancar,"ucapnya, usia pelantikan, Jumat (6/10).
Selain pengadaan bibit sapi untuk diberikan di 2 kelompok masyarakat di 2 kampung, dana Otsus juga untuk pembiayaan penanaman bibit kopi bagi kelompok tani kopi dan pemberian bantuan mesin pengolah sagu.
Aksi bersih- bersih sampah tersebut melibatkan BEM Kampus Uniyap, teman- teman dari Universitas Ottow Geissler Papua dan komunitas penduli lingkungan. Total sampah yang dikumpulkan sebanyak 16 karung ukuran 50 kg.
"Di Kabupaten Jayapura banyak pekarangan rumah yang belum dimanfaatkan secara optimal, artinya dibiarkan begitu saja tidak ditanami. Jadi saya harap warga bisa mengolah lahan pekarangan rumah yang belum dimanfaatkan untuk dimanfaatkan dengan cara menanami sayur- sayuran, cabai atau bahkan bisa beternak ayam, bebek dan lainnya,"ungkap Suliyono, Sabtu (8/10).
 Turut hadir dalam kegiatan ini Sekda Kabupaten Jayapura Dr. Hana S. Hikoyabi, S.Pd., M.KP, Kasat Binmas Iptu I Made Ambo Arjana, SH., MH, Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Jayapura Suliyono, Kadis Perikanan Kab. Jayapura Ir. Rudi A. Saragi, Ondoafi Kampung Putali Jhon V. Monim, Kepala Kampung Hendri Monim, Co Founder Colo Sagu Michael Yarisetouw dan warga Kampung Putali.
Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH melalui Kapolsek Sentani Kota AKP Zakarias Siriyey, S.Sos,menjelaskan, 1 unit sepeda motor Honda CRF PA 3892 JF, yang merupakan hasil curian berhasil diamankan Satuan Lalu Lintas Polres Jayapura saat melaksanakan razia pada Selasa 03 Oktober 2023 di depan Masjid Al Aqsa Sentani .