Dikatakan safari ramadan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan Salat Isya dan Tarawih para jemaah di Masjid Jami'atul Muslimin, Perumnas IV Padang Bulan, berjalan lancar dan aman.
Itu dilakukan di depan Mako Polsek Jayapura Utara dan dipimpin langsung Kapolsek AKP Jan Victor Makanuay. Didampingi para kanit dan personel Polsek, turut serta para istri yang tergabung dalam organisasi Bhayangkari Ranting Jayapura Utara dengan membagikan sebanyak 100 paket takjil kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo bersama wakapolres Jayawijaya dan pejabat utama serta Bhayangkari. Kapolres Jayawijaya mengatakan kegiatan tali asih ini diberikan kepada umat Islam yang berada di Distrik Walesi, Walesi Atas, Kampung Assoyelipele, dan Desa Holimas, Distrik Napua.
Dokter Gizi dr. Claresta Diella, M.Gizi, SpGK dari Prossi Klinik mengungkapkan,menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dengan perpaduan nutrisi yang tepat saat sahur maupun berbuka menjadi kunci utama untuk menjalankan ibadah puasa. Sebab, tanpa asupan yang tepat menyebabkan tubuh lemas dan mudah sakit. Terlebih di tengah dengan cuaca panas.
"Kami memang fokus menyiapkan untuk kebutuhan lebaran. Saya sendiri siapkan 700 ekor, yang masih hidup biasanya lebih dari itu, kalau kurang nanti ambil lagi di tempat lain, " jelasnya lagi.
Kapolres Asmat, AKBP Agus Hariadi menyatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara personel TNI dan Polri serta meningkatkan solidaritas di wilayah tersebut.
Menurut laporan media, FFF telah mengeluarkan kebijakan yang melarang para pemain Muslim untuk berpuasa saat berada di pusat pelatihan Clairefontaine selama bulan Ramadhan. Kebijakan ini disinyalir sebagai upaya untuk mempertahankan prinsip sekularisme yang ketat di Prancis, yang telah menjadi sumber ketegangan dalam masyarakat Prancis dalam beberapa tahun terakhir.
Berapa banyak air yang diperlukan saat berpuasa Ramadhan sebenarnya bervariasi tergantung pada beberapa faktor, termasuk usia, jenis kelamin, aktivitas fisik, kondisi kesehatan, dan iklim tempat tinggal. Dilansir dari Kementrian Kesehatan pada Rabu (27/03).
 Tembok kokoh dan jeruji besi seolah menjadi saksi kerinduan mereka untuk menjalani buka puasa bersama keluarga di luar sana. Bulan puasa ini, menjadi momen bagi para warga binaan yang beragama muslim, untuk merenungkan perbuatannya sekaligus lebih mendekatkan diri kepada yang Tuhan Yang Maha Kuasa dengan berpuasa.  Â
  Instruksi yang dikeluarkan ini ditujukan kepada penjual Miras, tempat hiburan termasuk panti pijat. "Kami dari Satpol PP terus melakukan patroli pas jam-jam buka puasa, biasanya satu minggu tiga kali di hari Selasa, Rabu dan kamis," kata Sefnat.