Tidak hanya itu adapun upaya-upaya yang dilakukan Polresta Jayapura yang Kompol Dian sebutkan ialah untuk menekankan kecelakaan, termasuk upaya untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas di masyarakat.
Kepala Bagian Operasi Polresta Manokwari Komisaris Polisi Wisnu Prasetyo mengatakan, kepolisian terus mengumpulkan bukti guna mengungkap identitas pelaku sekaligus motif penembakan terhadap advokat senior tersebut,
Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota Kompol Dian Novita Pietersz mengatakan, kegiatan operasi ini digelar secara serentak untuk menciptakan keamanan ketertiban yang lancar dalam berlalu lintas.
Pengecekan itu sebagai bentuk persiapan menjelang pelaksanaan Operasi Mantap Praja 2024 dalam rangka Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang dipimpin langsung oleh Kapolres Jayapura kota, Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si.
Ia mengajak timnya menyambangi sekolah – sekolah dan itu dimulai dari SMA Gabungan Jayapura. Selain soal narkoba, miras, pihaknya juga menjelaskan soal kasus kekerasan serta ancamannya.
Dimana pada 17 Juni 2024 lalu, Satuan Narkoba Polresta Jayapura menangkap seorang pelaku seorang pria berinisial FP, pengedar narkoba jenis sabu dengan barang bukti Sabu seberat 252,48 gram.
Kapolresta mengatakan jika pihaknya sudah mendapatkan atensi dari Mabes Polri bahwa tidak ada lagi anggota kepolisian melakukan permainan judi online, terutama menggunakan media Hp.
Ke-39 personel yang naik pangkat setingkat lebih tinggi diantaranya yakni, 1 personel dari Aiptu ke Ipda, 14 personel dari Aipda ke Aiptu, 5 personel dari Bripka ke Aipda, 6 personel dari Briptu ke Brigpol dan 13 personel lainnya dari Bripda ke Briptu.
Nomor – nomor rekening ini disinyalir memiliki keterkaitan dengan judi online. “Untuk judi online di Polresta kemarin ada satu kasus yang kami proses, dimana laporannya bulan Juni. Namun selain itu ada transaksi yang mencurigakan dimana ada 3000 rekening yang sedang kami monitor,” kata Kapolresta di Wisma Atlet, Mandala, Senin (1/7).
Untuk penanaman pohon ini dihadiri warga kelompok tani dari Kampung Koya Tengah dan kampung Koya Timur Distik Muara Tami. Emilia Pallora selaku Lurah Koya Timur mengapresiasi kegiatan yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan penanaman pohon tersebut.