Kegiatan yang dikoordinir Karo Ops Polda Papua, Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika tersebut melibatkan sekitar 900 personil dari berbagai instansi, termasuk Anggota Sat Brimob Polda Papua, Polresta Jayapura Kota, Polres Jayapura, dan personel TNI AD.
Saut Situmorang memenuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan sebagai saksi ahli dalam kasus tersebut. Saut sendiri tiba di Mapolda Metro Jaya sekitar pukul 10.00 WIB. "Iya saya datang sebagai saksi ahli. Walau gak ahli banget. Tapi, mungkin penyidik anggap ahli, oke silahkan," kata Saut, kemarin (17/10).
Ini berkaitan dengan penyanderaan Pilot Susi Air, Philips Mark Mehrtens yang sudah 8 bulan disandera. Permintaan KKB yang pernah dilontarkan adalah meminta merdeka serta senjata dan amunisi. Dua permintaan yang dipastikan tidak akan dikabulkan oleh pihak manapun.
Dalam surat telegram dengan nomor ST/2360/X/KEP./2023 sebanyak 55 personel dilakukan mutasi dan rotasi jabatan. Dari puluhan pati dan pamen Polri yang dimutasi dan dirotasi, diantaranya ada perwira tinggi dan Pamen Polda Papua yang masuk dan keluar Polda Papua.
Namun yang dikhawatirkan adalah jika justru muncul gejolak dan keributan. Karenanya ia mengatakan bahwa Labfor memiliki peran yang vital untuk mendukung penanganan perkaran jika sewaktu-waktu terjadi. Disini pihaknya dari Laboratorium Forensik Polda Papua memastikan siap jika sewaktu – waktu dibutuhkan.
 Di saat yang sama sekira pukul 09.40 WIT datang iring – iringan Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Ramdhani Hidayat yang saat itu hendak melintas. Karena melihat langsung korban tergeletak iapun spontan turun dan ikut membantu.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom menjelaskan, kejadian bermula ketika Wakapolda Papua beserta rombongan dalam perjalanan dari Kota Jayapura menuju ke Gedung Papua Youth Creative untuk mendampingi acara RI 2. Tiba-tiba, di depan rombongan, terjadi kecelakaan antara dua pengendara sepeda motor.
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakiri ketika melakukan safari Pemilu ke Wamena menyatakan tujuan melakukan kegiatan ini sebagai pedoman agar penyelenggaraan pemilu 2024 ini dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar serta mencapai tujuan dan sasaran yang optimal di 8 Kabupaten se Provinsi Papua pegunungan.
  Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri mengumumkan inisiatif ini untuk menekan 3C tadi, Curas, Curat dan Curanmor. Pasalnya kasus ini cenderung mengalami peningkatan dibanding kasus – kasus yang lain di wilayah hukum Polda Papua.
 Karenanya ia mencoba memastikan kondisi seluruh peralatan yang dimiliki dengan mengecek satu persatu kendaraan yang sewaktu – waktu akan diturunkan. Pengecekan ini dimulai dari apel gelar kendaraan dinas sekaligus melakukan pengecekan kendaraan taktis roda dua, roda empat dan roda enam di GOR Cenderawasih Kota Jayapura.