"Minggu lalu kami melakukan kunjungan untuk melihat pelayanan dan aktivitas belajar di Distrik Airu, dalam kesempatan penutupan TMMD Ke-118 bersama Pj Bupati Jayapura bersama rombongan,"ungkapnya, Rabu (25/10)kemarin
Sebanyak 16 peserta pelatihan mebeler dan handicraft dari wilayah pembangunan 3 dan 4 Kabupaten Jayapura, yang ada di Distrik Kaureh, Distrik Nimbokrang dan Distrik Kemtuk Gresi selama 21 berada di SMKN 5 Jayapura untuk mengikuti pelatihan mebeler dan handicraft.
"Beberapa hal penting yang perlu di ingat dan di jalankan yakni prioritaskan keselamatan saat melaut untuk menangkap ikan, larangan penggunaan bahan peledak dalam penangkapan ikan serta tidak terjerumus dalam pengedaran Narkotika dan juga tidak mengkonsumsi minuman beralkohol," jelas Kasat Polair
 Kapolda melalui Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom berharap dengan kegiatan nobar ini, dapat memperkuat hubungan sosial dan memberikan pelajaran berharga dari cerita film 'Aku Rindu' yang menginspirasi.
Selasa (24/10) kemarin, aktifitas di RSUD Jayapura terlihat berjalan seperti biasa. Ada yang antre, ada yang datang dan ada yang beranjak pergi dari kursi ruang tunggu lantai 1 gedung rawat jalan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura. Ada yang mendorong pasien dengan kursi roda, ada yang bergandengan.
"Apa beberapa kabupaten yang belum mengalokasikan anggaran untuk penyelenggaraan pemilu serentak. Ini akan menjadi atensi Kementerian Dalam Negeri," ujar JWW singkat, saat membuka kegiatan workshop di kota Jayapura, Selasa 24/10 kemarin.
 Muhlis mengatakan peran karantina dalam kerjasama pengawasan peredaran Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL) dilindungi, khususnya di wilayah Papua. Dimana Karantina Jayapura sebagai Pilot Project MOU dalam rangka penguatan kerjasama pengawasan TSL dengan Ditjen KSDAE Kementerian LHK melalui BBKSDA Papua.
Dua pemain muda ini terpaksa harus meninggalkan Persipura karena harus menjalani operasi di Jakarta. Keduanya dikabarkan mengalami cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL).
 "Tapi ketika komoditas yang diminta di pasar itu jenuh, petani kalau mau tanam padi itu sarana penunjangnya lengkap, itu untuk komoditas strategis. Kita belum sampai pada selera konsumen varietas apa. Jadi ketika konsumen ketemu beras koya, itu dia tahu berarti beras yang baru panen. Itu dia masih terserap, jadi kebutuhan beras produksi lokal jauh lebih sedikit dibanding dengan permintaan," katanya.
 Bahkan menurutnya tidak semua kota di Indonesia bisa sama seperti Jayapura. Keberadaan Papua Youth Creative Hub (PYCH) bisa menjadi satu contoh sebab belum semua kota besar memiliki fasilitas buat generasi muda ini.