Plt Sekda Jayawijaya Pilatus Lagowan, SE mengatakan sudah menjadi tugas pemerintah untuk memastikan harga sembilan bahan pokok yang dijual harus dengan harga yang mudah dijangkau masyarakat dan pemerintah pastinya menindaklanjuti keluhan warga.
Pj Sekda Jayawijaya Pilatus Lagowan, SE mengatakan Pemkab Jayawijaya telah mendapatkan surat dari kejaksaan Agung terkait pendampingan belanja tidak terduga dalam rangka pengendalian inflasi daerah, Â kaitan dengan ini memperhatikan beberapa hal agar apa yang dilakukan pemerintah daerah selaras, baik untuk perencanaan dan pelaksanaan
Ouceu melanjutkan, inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya beberapa indeks kelompok pengeluaran pada kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 3,22 persen. Kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,68 persen. Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,92 persen.
Edi mengaku, optimalisasi penerimaan PAD saat ini cukup lambat. Hal ini dikarenakan pencapaian target dari masing- masing OPD pemungut yang membantu menarik retribusi masih banyak yang belum tercapai, bahkan ada yang minta dikurangi targetnya. Hal ini juga mempengaruhi optimalisasi penerimaan PAD.
Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana H. Caroline menjelaskan, Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran pada, kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 2,98 persen.
Kepala BPS Papua Adriana Helena Carolina, di Jayapura, Senin, mengatakan inflasi itu dikarenakan terjadinya kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 103,28 pada Agustus 2023 menjadi 104,34 pada Agustus 2024.
Kepala Bappeda Kabupaten Jayawijaya Ludya E Logo, S.STP, MSi menyatakan untuk inflasi pada tahun 2024 Jayawijaya ditetapkan menjadi kota Inflasi, setelah adanya DOB ada beberapa kabupaten yang tadinya bukan daerah inflasi itu dijadikan sebagai daerah inflasi di Wilayah Papua Pegunungan ada Kabupaten Jayawijaya dan di wilayah Papua Tengah ada Kabupaten Nabire.
  Menurutnya dengan melihat persentase angka inflasi Kota Jayapura itu, maka kondisi ekonomi terutama harga-harga komoditi pokok di Kota Jayapura masih terkendali dengan baik. Selain itu, tentunya hal ini juga berdampak pada stok barang yang tersedia dengan baik di pasaran.
 Pj Wali Kota Christian Sohilait mengatakan sidak Bapok ini dialukan dalam rangka mengantisipasi terjadinya inflasi di Kota Jayapura. Sidak bapok ini dilakukan di beberapa tempat, diantaranya pasar modern/supermarket maupun pasar Tradisional.
Kepala Kantor Perwakilan BI Papua, Faturachman menjelaskan, upaya yang dilakukan BI dan Bulog ini, merupakan program Bulog Siaga dan Kelompok Tani (Poktan) Kaipoa Nabire, dalam rangka pengendalian inflasi komoditas pangan. Kegiatan berlangsung 22-24 Agustus 2024 di Pantai Maf, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.