Pencanangan ini diawali dengan jalan santai, star dari Gedung Negara yang saat ini menjadi Kantor Sementara Gubernur Papua Selatan menuju Lapangan Mandala, dilanjutkan dengan senam sehat.
Sebelum melepas peserta jalan santai, Penjabat Bupati Puncak Jaya Tumiran menyerahkan ribuan bendera merah putih kepada masyarakat yang diterima dan diwakili oleh ASN dan Anak-anak Sekolah.
“Kegiatan pasar Sembako Murah ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat agar bisa mendapatkan kebutuhan pokok masyarakat, dengan harga yang lebih murah di tengah harga sejumlah komoditi mengalami kenaikan harga (inflasi),” ungkap Tumiran.
"Kita dituntut untuk berbenah diri di lingkungan kita masing-masing, terkhusus buat Lurah RT RW di lingkungan kita masing-masing memasang bendera merah putih dan juga umbul-umbul dan juga harus ada kegiatan-kegiatan kebersihan yang harus digalakkan di tingkat distrik maupun di tingkat OPD," kata Evert Meraudje, Sabtu (5/8).
“Seperti jalan santai ini kita tidak lakukan, namun tahun ini kita lakukan dengan melibatkan masyarakat umum, makanya kali berlangsung meriah,”ungkapnya, Sabtu (5/8).
Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, pelanggan PLN akan mendapatkan voucer tambah daya dengan harga spesial Rp 170.845 setelah melakukan satu kali transaksi di marketplace PLN Mobile minimal Rp78 ribu.
Sekda Kabupaten Jayapura Hana S. Hikoyabi mengatakan, untuk peringatan HUT Kemerdekaan RI di Kabupaten Jayapura tanggal 17 Agustus 2023, upacara Bendera Merah Putih dilaksanakan di lapangan Barnabas Youwe, karena di Lapangan Gunung Merah Pemkab Jayapura masih dilaksanakan Festival Baku Timba.
Pencanangan 1000 Bendera Merah Putih itu ditandai dengan penyerahan bendera merah putih kepada perwakilan Tokoh Masyarakat yaitu John Bogum dan Kepala Distrik Kanggime Yuten Gurik yang disaksikan peserta apel gabungan.
Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE, MSi menyatakan, pelaksanaan Jumat Bersih ini melibatkan semua ASN, TNI/Polri dan masyarakat, ini dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-78.
"Jadi untuk pembagian bendera itu kami lakukan melalui kepala kampung, kepala distrik dan lurah. Mereka yang selanjutnya mengetahui masyarakatnya dan membagikan bendera tersebut untuk dikibarkan," katanya.