“Setelah saya diperpanjang maka untuk jangka waktu setahun ke depan yang menjadi perhatian pemerintah yakni mengawal agenda nasional atau pelaksanaan Pemilihan Umum tahun 2024, mulai dari Pilpres, DPR RI, DPRP dan DPRD, sedangkan di tahun yang sama ada Pilkada Gubernur dan Juga Bupati,”bebernya.
Dia menyatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan rapat kordinasi bersama KPU dan Bawaslu dan aparat TNI/ Polri untuk memberikan hibah kepada penyelenggara Pemilu dalam hal ini KPU Tolikara, sementara untuk penanganan stunting sejak ia pertama kali dipercayakan sudah dilakukan penanganan.
“Penurunan stunting merupakan prioritas nasional maupun daerah, sebagai Penjabat bupati diberikan tanggunjawab menurunkan angka stunting yang mana Kabupaten Tolikara masuk dalam 5 besar Stunting tertinggi di Provinsi Papua dan di Papua Pegunungan Kami urutan ke 4,”kata Marthen.
Dia menambahkan, penanganan stunting di Kabupaten Tolikara menjadi pekerjaan rumah besar baginya selaku Pj Bupati dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dimana pihaknya telah membentuk satu tim terpadu sehingga ini menjadi tugas prioritas yang dilakukan saat ini.
“Fokus saya bagaimana stunting ini harus turun 20 sampai 30 persen saat ini penurunannya sudah mencapai 50 persen dan kami masih terus berjuang untuk menurunkan angka stunting,”tutupnya. (jo/wen)