Monday, January 19, 2026
23.7 C
Jayapura

Kiprah Diplomasi Luar Negeri Warnai Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo-Gibran

Sementara, Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin juga memuji dan mengapresiasi pidato Presiden Prabowo di Sesi ke-80 Debat Majelis Umum PBB, hari Selasa lalu. Ia menilai, Indonesia konsisten dalam mendukung kemerdekaan Palestina sekaligus menempatkan Indonesia di barisan depan diplomasi global yang mengedepankan perdamaian.

“Aktif dalam upaya perdamaian dunia adalah perintah konstitusi Republik Indonesia. Kita patut bangga Presiden Prabowo berhasil mempertahankan prinsip diplomasi Indonesia yang menyerukan perdamaian dunia, dengan sikap saling mengakui eksistensi dan kedaulatan setiap bangsa,” ujar Sultan di Jakarta, yang dikutip Kamis (25/9).

Menurut Sultan, sikap Presiden Prabowo tersebut menunjukkan keseimbangan diplomasi Indonesia. Yakni, menolak segala bentuk penjajahan sekaligus mengedepankan keadilan dan perdamaian global. Pidato tersebut, kata Sultan, sekaligus menghidupkan kembali garis besar politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif, sebagaimana diwariskan para pendiri bangsa. (fia/ade)

Baca Juga :  Jelang BTM, Vaksin Harus Ditingkatkan

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Sementara, Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin juga memuji dan mengapresiasi pidato Presiden Prabowo di Sesi ke-80 Debat Majelis Umum PBB, hari Selasa lalu. Ia menilai, Indonesia konsisten dalam mendukung kemerdekaan Palestina sekaligus menempatkan Indonesia di barisan depan diplomasi global yang mengedepankan perdamaian.

“Aktif dalam upaya perdamaian dunia adalah perintah konstitusi Republik Indonesia. Kita patut bangga Presiden Prabowo berhasil mempertahankan prinsip diplomasi Indonesia yang menyerukan perdamaian dunia, dengan sikap saling mengakui eksistensi dan kedaulatan setiap bangsa,” ujar Sultan di Jakarta, yang dikutip Kamis (25/9).

Menurut Sultan, sikap Presiden Prabowo tersebut menunjukkan keseimbangan diplomasi Indonesia. Yakni, menolak segala bentuk penjajahan sekaligus mengedepankan keadilan dan perdamaian global. Pidato tersebut, kata Sultan, sekaligus menghidupkan kembali garis besar politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif, sebagaimana diwariskan para pendiri bangsa. (fia/ade)

Baca Juga :  Suntik Vaksin Harus Dilakukan Dengan Lengkap

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya