Friday, January 23, 2026
26.7 C
Jayapura

Pembangunan di Yahukimo Dimulai Dengan Semangat Baru

JAYAPURA – Energi positif ditunjukkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Yahukimo terpilih, Didimus Yahuli-Esau Miram yang akan kembali memimpin Kabupaten Yahukimo 5 tahun ke depan. Ini setelah pada 20 Februari lalu keduanya dilantik di Istana Negara oleh Presiden Prabowo Subianto. Keduanya sepakat untuk menata Yahukimo menjadi lebih baik.

Pada periode pertama diakui mereka lebih fokus untuk sektor pendidikan dan kesehatan namun kali ini akan lebih banyak menyentuh aspek ekonomi kerakyatan dengan menghidupi dunia usaha agar lebih bergairah dan berkompetisi. Dan untuk mengawali semua langkah mereka, pada Jumat (7/3) dilakukan acara pengucapan syukur yang dihadiri para forkopimda, tamu undangan dan juga ribuan masyarakat Yahukimo. Semua tumpah ruah di Dekai, Yahukimo.

Baca Juga :  Rancang Peta Jalan Pembangunan 2025–2029, Fokus pada Kesejahteraan Warga

Sebelumnya Didimus dan Esau dijemput di Bandara Nop Goliath  dengan tari-tarian tradisional kemudian diarak keliling kota selanjutnya mengisi lapangan kegiatan. Sebanyak 350 ekor babi disiapkan masyarakat sebagai bentuk apresiasi warga atas capaian keduanya. Didimus dan Esaupun mengapresiasi respon masyarakat yang mau menyumbangkan ratusan ekor babi tersebut.

“Kami memuji Tuhan sebab berbicara Yahukimo ini sedikit bebeda dengan yang lain sebab Yahukimo adalah derah yang berat, sulit namun semua proses Pemilu baik provinsi maupun kabupaten namun kami lakukan dengan baik tanpa kekurangan apapun,”ujar Didimus Jumat (7/3) pekan kemarin.

Ia mengulas cerita sebelumnya dimana pertama, Yahukimo awalnya disebut sebagai daerah merah, daerah rawan yang hampir dipastikan akan berjadi gejolak atau konflik dalam Pemilu ini.

Baca Juga :  12 Desember Tidak Ada Penambahan Kasus Terkonfirmasi Covid-19

Tapi hal tersebut tak terjadi. Dan bukan hanya kali ini tapi pemilihan presiden dan pemilihan legislative jug tak ada insiden yang berarti. Disini Didimus menyatakan bahwa ia dan wakilnya merasakan  dengan nyata bahwa pertolongan Tuhan betul-betul terjadi. Ini dikatakan tak lepas dari upaya dan komitmen bersama. Didimus mengapresiasi kerja para penyelenggara termasuk aparat keamanan TNI Polri.

JAYAPURA – Energi positif ditunjukkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Yahukimo terpilih, Didimus Yahuli-Esau Miram yang akan kembali memimpin Kabupaten Yahukimo 5 tahun ke depan. Ini setelah pada 20 Februari lalu keduanya dilantik di Istana Negara oleh Presiden Prabowo Subianto. Keduanya sepakat untuk menata Yahukimo menjadi lebih baik.

Pada periode pertama diakui mereka lebih fokus untuk sektor pendidikan dan kesehatan namun kali ini akan lebih banyak menyentuh aspek ekonomi kerakyatan dengan menghidupi dunia usaha agar lebih bergairah dan berkompetisi. Dan untuk mengawali semua langkah mereka, pada Jumat (7/3) dilakukan acara pengucapan syukur yang dihadiri para forkopimda, tamu undangan dan juga ribuan masyarakat Yahukimo. Semua tumpah ruah di Dekai, Yahukimo.

Baca Juga :  Kondisi Jayawijaya Kondusif, Masyarakat Diminta Beraktifitas Seperti Biasa

Sebelumnya Didimus dan Esau dijemput di Bandara Nop Goliath  dengan tari-tarian tradisional kemudian diarak keliling kota selanjutnya mengisi lapangan kegiatan. Sebanyak 350 ekor babi disiapkan masyarakat sebagai bentuk apresiasi warga atas capaian keduanya. Didimus dan Esaupun mengapresiasi respon masyarakat yang mau menyumbangkan ratusan ekor babi tersebut.

“Kami memuji Tuhan sebab berbicara Yahukimo ini sedikit bebeda dengan yang lain sebab Yahukimo adalah derah yang berat, sulit namun semua proses Pemilu baik provinsi maupun kabupaten namun kami lakukan dengan baik tanpa kekurangan apapun,”ujar Didimus Jumat (7/3) pekan kemarin.

Ia mengulas cerita sebelumnya dimana pertama, Yahukimo awalnya disebut sebagai daerah merah, daerah rawan yang hampir dipastikan akan berjadi gejolak atau konflik dalam Pemilu ini.

Baca Juga :  Di Merauke, Gagal Ginjal Akut Anak Belum Ada

Tapi hal tersebut tak terjadi. Dan bukan hanya kali ini tapi pemilihan presiden dan pemilihan legislative jug tak ada insiden yang berarti. Disini Didimus menyatakan bahwa ia dan wakilnya merasakan  dengan nyata bahwa pertolongan Tuhan betul-betul terjadi. Ini dikatakan tak lepas dari upaya dan komitmen bersama. Didimus mengapresiasi kerja para penyelenggara termasuk aparat keamanan TNI Polri.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya