JAYAPURA – Tahun 2025 menjadi periode krusial bagi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua. Di tengah tantangan pembiayaan yang signifikan, induk organisasi olahraga di Bumi Papua ini tetap berupaya menjaga denyut nadi prestasi melalui berbagai langkah strategis, konsolidasi organisasi, hingga kontribusi atlet di kancah Asia Tenggara.
Beberapa rangkuman perjalanan KONI Papua sepanjang tahun 2025, yakni penguatan fondasi melalui perekrutan atlet. KONI Papua melalui Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) memperkuat sinergi dengan Disorda, Dinas Pendidikan, Pengprov Cabor, serta KONI Kabupaten/Kota.
Fokus utama adalah menjaring bibit unggul dari atlet peraih medali PON XXI 2024. Lulusan ajang pelajar dan mahasiswa (O2SN, POPNAS, POMNAS). Hasil PORKAB/PORKOT serta pembinaan rutin Pengprov Cabor. Kemudian melakukan konsolidasi organisasi dan pembenahan internal
Sepanjang 2025, KONI Papua aktif melakukan penataan organisasi guna memastikan legalitas kepengurusan di tingkat daerah dan cabang olahraga. Di tahun 2025, beberapa konsolidasi organiasi yang dilakukan yaitu Musprov Cabor dengan memfasilitasi musyawarah cabor Akuatik, Jujitsu, Gulat, FORKI, dan PERSEROSI.
Melakukan mediasi dan konsolidasi terhadap dualisme kepengurusan cabor Tinju (PERTINA) dan Drumband (PDBI) Papua.
Serta melaksanakan MUSORKAB dan pelantikan pengurus KONI di Kabupaten Waropen, Kepulauan Yapen, Jayapura, dan Sarmi. Sementara untuk Mamberamo Raya dan Biak Numfor telah tuntas dikonsolidasikan untuk pelaksanaan Januari 2026.
Meski menghadapi kendala finansial, KONI Papua juga ikut berpartisipasi pada PON Beladiri dan SEA Games Thailand dan tetap menunjukkan taringnya.
JAYAPURA – Tahun 2025 menjadi periode krusial bagi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua. Di tengah tantangan pembiayaan yang signifikan, induk organisasi olahraga di Bumi Papua ini tetap berupaya menjaga denyut nadi prestasi melalui berbagai langkah strategis, konsolidasi organisasi, hingga kontribusi atlet di kancah Asia Tenggara.
Beberapa rangkuman perjalanan KONI Papua sepanjang tahun 2025, yakni penguatan fondasi melalui perekrutan atlet. KONI Papua melalui Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) memperkuat sinergi dengan Disorda, Dinas Pendidikan, Pengprov Cabor, serta KONI Kabupaten/Kota.
Fokus utama adalah menjaring bibit unggul dari atlet peraih medali PON XXI 2024. Lulusan ajang pelajar dan mahasiswa (O2SN, POPNAS, POMNAS). Hasil PORKAB/PORKOT serta pembinaan rutin Pengprov Cabor. Kemudian melakukan konsolidasi organisasi dan pembenahan internal
Sepanjang 2025, KONI Papua aktif melakukan penataan organisasi guna memastikan legalitas kepengurusan di tingkat daerah dan cabang olahraga. Di tahun 2025, beberapa konsolidasi organiasi yang dilakukan yaitu Musprov Cabor dengan memfasilitasi musyawarah cabor Akuatik, Jujitsu, Gulat, FORKI, dan PERSEROSI.
Melakukan mediasi dan konsolidasi terhadap dualisme kepengurusan cabor Tinju (PERTINA) dan Drumband (PDBI) Papua.
Serta melaksanakan MUSORKAB dan pelantikan pengurus KONI di Kabupaten Waropen, Kepulauan Yapen, Jayapura, dan Sarmi. Sementara untuk Mamberamo Raya dan Biak Numfor telah tuntas dikonsolidasikan untuk pelaksanaan Januari 2026.
Meski menghadapi kendala finansial, KONI Papua juga ikut berpartisipasi pada PON Beladiri dan SEA Games Thailand dan tetap menunjukkan taringnya.