alexametrics
29.7 C
Jayapura
Monday, May 16, 2022

Perlu Perwal, Tata Kawasan Hamadi – Jembatan Youtefa – Holtekamp

Klemen Tinal SE MM ( FOTO : Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA- Wali Kota Jayapura diminta untuk segera menertibkan kawasan Jembatan Youtefa. Hal ini disampaikan langsung Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, SE, MM., bahwa perlu dikeluarkannya  Peraturan Wali Kota (Perwal) yang mengatur pemanfaatan kawasan di kawasan Pantai Hamadi – Jembatan Youtefa – Holtekamp.

“Bila perlu Perwal dikeluarkan untuk menata kawasan tersebut, sekaligus menertibkan, serta pemanfaatannya,” ujar Klemen Tinal SE., MM., kepada wartawan, Selasa (5/11) kemarin.

 Dalam hal ini, Wagub Tinal tidak mengharapkan didirikannya warung-warung di pinggir jalan, terlebih sampai pemiliknya itu tinggal di warung tersebut, serta limbah dari warung itu dibuang secara sembarangan.

“Papua yang begitu indah ini tidak boleh dibuat kotor. Saya mau kawasan itu bersih. Sehingga dikeluarkan peraturan yang mengatur ketertiban di kawasan tersebut. Seperti halnya, tempat camping untuk anak-anak muda atau jenis wisata lainnya,”ujarnya. (gr/ary)

Baca Juga :  Meski Masih Covid, Perbatasan RI – PNG Segera Dibuka
Klemen Tinal SE MM ( FOTO : Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA- Wali Kota Jayapura diminta untuk segera menertibkan kawasan Jembatan Youtefa. Hal ini disampaikan langsung Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, SE, MM., bahwa perlu dikeluarkannya  Peraturan Wali Kota (Perwal) yang mengatur pemanfaatan kawasan di kawasan Pantai Hamadi – Jembatan Youtefa – Holtekamp.

“Bila perlu Perwal dikeluarkan untuk menata kawasan tersebut, sekaligus menertibkan, serta pemanfaatannya,” ujar Klemen Tinal SE., MM., kepada wartawan, Selasa (5/11) kemarin.

 Dalam hal ini, Wagub Tinal tidak mengharapkan didirikannya warung-warung di pinggir jalan, terlebih sampai pemiliknya itu tinggal di warung tersebut, serta limbah dari warung itu dibuang secara sembarangan.

“Papua yang begitu indah ini tidak boleh dibuat kotor. Saya mau kawasan itu bersih. Sehingga dikeluarkan peraturan yang mengatur ketertiban di kawasan tersebut. Seperti halnya, tempat camping untuk anak-anak muda atau jenis wisata lainnya,”ujarnya. (gr/ary)

Baca Juga :  Disperindagkop Berupaya Hadirkan Migor Curah

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/