Monday, July 15, 2024
25.7 C
Jayapura

Belanda vs Prancis, Bukan Laga untuk Membayar Utang Budi

JAKARTA-Berdasar koefisien UEFA, di musim 2023–2024, Eredivisie, kompetisi teratas di Belanda, lebih baik dari Ligue 1 Prancis. Bahkan, dalam empat musim sebelum itu, hanya sekali Ligue 1 mengungguli Eredivisie.

Ketika Prancis bergantung sepenuhnya kepada Paris Saint-Germain, duo Belanda Ajax dan Feyenoord bergantian menembus babak-babak akhir kompetisi Eropa, dari mana penilaian koefisien UEFA didasarkan. Tapi, di lapangan, yang terjadi sebaliknya.

Justru lebih banyak bakat dari Belanda yang mengalir ke Ligue 1 dalam beberapa tahun terakhir. Nama-nama seperti Sven Botman, Justin Kluivert, dan Georginio Wijnaldum di antaranya.

Target utama mereka pada umumnya adalah menambah jam terbang di level kompetisi yang dianggap bonafide. Benar saja. Contohnya Botman yang langsung dibeli klub Inggris Newcastle United dua tahun lalu setelah moncer bersama Lille OSC pada 2020–2022.

Baca Juga :  Tiga Kartu Merah Warnai Duel Imbang AS Roma kontra Fiorentina

Dengan kalimat lain, Ligue 1 pun turut berjasa mematangkan para penggawa Belanda. Termasuk di skuad Oranje di Euro 2024 ini: ada tiga pemain yang pernah dan masih merumput di Prancis yang akan mereka hadapi dini hari nanti WIB di laga kedua grup D di Red Bull Arena, Leipzig (siaran langsung RCTI/Euro 1/Euro 3/Sportstar 3/Sportstar 4 pukul 02.00 WIB).

Salah satunya adalah Memphis Depay. Setelah terpuruk di Manchester United, karier Depay pulih kala berkostum Olympique Lyon (OL) pada 2017–2021. Dari total 178 laga, dia mengemas 76 gol dan 55 umpan gol. Itu menjadi titik balik kariernya yang berantakan bersama Manchester United 1,5 musim sebelumnya dengan hanya mencetak 7 gol dari 53 laga.

’’Dalam hidup, selalu ada naik turun. Bersama OL jadi salah satu yang terbaik untuk karierku,’’ papar Depay seperti dikutip dari Tribuna.

Baca Juga :  Italia Gusur Ukraina dan Tempati Peringkat Kedua

Tapi, ’’utang budi” Belanda kepada Prancis tersebut tentu saja tidak akan dibayar dengan cara mengalah di lapangan. Apalagi, setelah masing-masing memenangi laga pertama, kemenangan dini hari nanti bakal mengantarkan ke 16 besar. (io/c17/ttg)

JAKARTA-Berdasar koefisien UEFA, di musim 2023–2024, Eredivisie, kompetisi teratas di Belanda, lebih baik dari Ligue 1 Prancis. Bahkan, dalam empat musim sebelum itu, hanya sekali Ligue 1 mengungguli Eredivisie.

Ketika Prancis bergantung sepenuhnya kepada Paris Saint-Germain, duo Belanda Ajax dan Feyenoord bergantian menembus babak-babak akhir kompetisi Eropa, dari mana penilaian koefisien UEFA didasarkan. Tapi, di lapangan, yang terjadi sebaliknya.

Justru lebih banyak bakat dari Belanda yang mengalir ke Ligue 1 dalam beberapa tahun terakhir. Nama-nama seperti Sven Botman, Justin Kluivert, dan Georginio Wijnaldum di antaranya.

Target utama mereka pada umumnya adalah menambah jam terbang di level kompetisi yang dianggap bonafide. Benar saja. Contohnya Botman yang langsung dibeli klub Inggris Newcastle United dua tahun lalu setelah moncer bersama Lille OSC pada 2020–2022.

Baca Juga :  Orange Menolak Dipulangkan

Dengan kalimat lain, Ligue 1 pun turut berjasa mematangkan para penggawa Belanda. Termasuk di skuad Oranje di Euro 2024 ini: ada tiga pemain yang pernah dan masih merumput di Prancis yang akan mereka hadapi dini hari nanti WIB di laga kedua grup D di Red Bull Arena, Leipzig (siaran langsung RCTI/Euro 1/Euro 3/Sportstar 3/Sportstar 4 pukul 02.00 WIB).

Salah satunya adalah Memphis Depay. Setelah terpuruk di Manchester United, karier Depay pulih kala berkostum Olympique Lyon (OL) pada 2017–2021. Dari total 178 laga, dia mengemas 76 gol dan 55 umpan gol. Itu menjadi titik balik kariernya yang berantakan bersama Manchester United 1,5 musim sebelumnya dengan hanya mencetak 7 gol dari 53 laga.

’’Dalam hidup, selalu ada naik turun. Bersama OL jadi salah satu yang terbaik untuk karierku,’’ papar Depay seperti dikutip dari Tribuna.

Baca Juga :  Prancis Menang Adu Penalti atas Portugal untuk Melaju ke Semifinal Euro 2024

Tapi, ’’utang budi” Belanda kepada Prancis tersebut tentu saja tidak akan dibayar dengan cara mengalah di lapangan. Apalagi, setelah masing-masing memenangi laga pertama, kemenangan dini hari nanti bakal mengantarkan ke 16 besar. (io/c17/ttg)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya