Saturday, April 13, 2024
25.7 C
Jayapura

Suporter Diminta Pahami Aturan

JAYAPURA – Bek Persipura Jayapura, Yustinus Pae berharap momentum proses Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI juga bisa menjadi refleksi bagi para suporter sepak bola Indonesia.
Menurut Tipa, selain membenahi kualitas sepak bola tanah air, para suporter juga harus bisa berbenah. Ia berharap para suporter bisa mengikuti perkembangan regulasi dalam sepak bola tanah air.

Dia meminta kepada setiap koordinator suporter untuk memberikan edukasi kepada para anggotanya agar tidak melakukan kesalahan saat datang ke stadion. Mengingat, selain menjadi pemain 12, para suporter juga kerap justru menjadi bumerang bagi klub mereka sendiri. Para suporter masih sering melakukan kesalahan yang berujung pada denda kepada klub.

Baca Juga :  Produktivitas Gol Jadi Perhatian

“Soal evaluasi sepak bola, pertama saya mau bicara, kita punya sebagian suporter dari klub – klub yang ada di Indonesia. Kalau bisa ketua atau korlap suporter terus menginformasikan setiap perkembangan aturan dalam mendukung klub mereka,” ungkap Tipa sapaan akrabnya kepada Cenderawasih Pos via telepon selulernya, Kamis (17/11).

Menurut Tipa, suporter harus bisa lebih dewasa dalam memberikan dukungan. Dia mengaku, jika peran suporter memang sangat dibutuhkan bagi pemain saat bermain di kandang.

“Kita mau agar suporter bisa lebih dewasa lagi ketika datang menyaksikan timnya bertanding. Dan yang paling penting harus tahu aturan, ini yang perlu ditekankan oleh para ketua suporter,” pungkasnya. (eri/nat)

Baca Juga :  Masih Harus Kerja Keras di Laga Pamungkas

JAYAPURA – Bek Persipura Jayapura, Yustinus Pae berharap momentum proses Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI juga bisa menjadi refleksi bagi para suporter sepak bola Indonesia.
Menurut Tipa, selain membenahi kualitas sepak bola tanah air, para suporter juga harus bisa berbenah. Ia berharap para suporter bisa mengikuti perkembangan regulasi dalam sepak bola tanah air.

Dia meminta kepada setiap koordinator suporter untuk memberikan edukasi kepada para anggotanya agar tidak melakukan kesalahan saat datang ke stadion. Mengingat, selain menjadi pemain 12, para suporter juga kerap justru menjadi bumerang bagi klub mereka sendiri. Para suporter masih sering melakukan kesalahan yang berujung pada denda kepada klub.

Baca Juga :  Puas Berbagi Poin

“Soal evaluasi sepak bola, pertama saya mau bicara, kita punya sebagian suporter dari klub – klub yang ada di Indonesia. Kalau bisa ketua atau korlap suporter terus menginformasikan setiap perkembangan aturan dalam mendukung klub mereka,” ungkap Tipa sapaan akrabnya kepada Cenderawasih Pos via telepon selulernya, Kamis (17/11).

Menurut Tipa, suporter harus bisa lebih dewasa dalam memberikan dukungan. Dia mengaku, jika peran suporter memang sangat dibutuhkan bagi pemain saat bermain di kandang.

“Kita mau agar suporter bisa lebih dewasa lagi ketika datang menyaksikan timnya bertanding. Dan yang paling penting harus tahu aturan, ini yang perlu ditekankan oleh para ketua suporter,” pungkasnya. (eri/nat)

Baca Juga :  Ikut Lisensi A AFC, Edu Siap Jika Dipanggil Persipura

Berita Terbaru

Artikel Lainnya