“Kami sempat mengontrol pertandingan setelah dapat penalti tapi satu dan lain hal akhirnya kami kebobolan lagi dan setelah itu ya momentum enggak ada lagi,” sambungnya. Meski begitu, mantan pelatih PSBS Biak dan Persibo Bojonegoro itu juga memuji kerja keras dari pemainnya. “Terima kasih banyak untuk semuanya yang terlibat langsung atau tidak langsung dan juga selamat untuk Persela yang bisa memenangkan pertandingan pada malam hari ini,” ujarnya.
Menurut Regi, ia sudah menyiapkan segalanya. Namun gol cepat tuan rumah dinilai membuat pemainnya kehilangan fokus. “Semuanya sudah direncanakan, cuman gol pertama itu yang membuat fokus kami menjadi agak sedikit buyar,” ucapnya. “Tapi saya melihat pemain sangat berusaha sekali untuk bisa menyamakan kedudukan pada saat kita ketinggalan 2-1 dan saya sangat apresiasi itu. Meskipun ada beberapa kesalahan yang mendasar, minor, tapi itu saya pikir normal dalam sepak bola. Sekali lagi, hasil ini tetap menjadi tanggung jawab saya,” tambahnya.
Regi mengaku akan menyiapkan tim lebih baik lagi agar bisa meraih kemenangan pada laga-laga selanjutnya. Termasuk saat menjamu Deltras FC pada laga pamungkas putaran pertama. “Saya mengapresiasi setiap pemain yang sudah berjuang mati-matian 90 menit lebih di Lamongan. Jadi ke depannya tentunya kita harus lebih evaluasi, lebih bekerja keras, lebih fokus lagi untuk pertandingan selanjutnya,” pungkasnya.
Senada dengan itu, pemain muda Persipura, Micahel Kambu menyebutkan jika kekalahan ini menjadi motivasi bagi mereka untuk bangkit lebih kuat lagi. “Kalau dari kami pemain, ini menjadi pelajaran buat kami ke depannya untuk lebih berbenah dan lebih fokus lagi,” tutupnya. (eri/ade).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
“Kami sempat mengontrol pertandingan setelah dapat penalti tapi satu dan lain hal akhirnya kami kebobolan lagi dan setelah itu ya momentum enggak ada lagi,” sambungnya. Meski begitu, mantan pelatih PSBS Biak dan Persibo Bojonegoro itu juga memuji kerja keras dari pemainnya. “Terima kasih banyak untuk semuanya yang terlibat langsung atau tidak langsung dan juga selamat untuk Persela yang bisa memenangkan pertandingan pada malam hari ini,” ujarnya.
Menurut Regi, ia sudah menyiapkan segalanya. Namun gol cepat tuan rumah dinilai membuat pemainnya kehilangan fokus. “Semuanya sudah direncanakan, cuman gol pertama itu yang membuat fokus kami menjadi agak sedikit buyar,” ucapnya. “Tapi saya melihat pemain sangat berusaha sekali untuk bisa menyamakan kedudukan pada saat kita ketinggalan 2-1 dan saya sangat apresiasi itu. Meskipun ada beberapa kesalahan yang mendasar, minor, tapi itu saya pikir normal dalam sepak bola. Sekali lagi, hasil ini tetap menjadi tanggung jawab saya,” tambahnya.
Regi mengaku akan menyiapkan tim lebih baik lagi agar bisa meraih kemenangan pada laga-laga selanjutnya. Termasuk saat menjamu Deltras FC pada laga pamungkas putaran pertama. “Saya mengapresiasi setiap pemain yang sudah berjuang mati-matian 90 menit lebih di Lamongan. Jadi ke depannya tentunya kita harus lebih evaluasi, lebih bekerja keras, lebih fokus lagi untuk pertandingan selanjutnya,” pungkasnya.
Senada dengan itu, pemain muda Persipura, Micahel Kambu menyebutkan jika kekalahan ini menjadi motivasi bagi mereka untuk bangkit lebih kuat lagi. “Kalau dari kami pemain, ini menjadi pelajaran buat kami ke depannya untuk lebih berbenah dan lebih fokus lagi,” tutupnya. (eri/ade).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q