Wednesday, March 11, 2026
25.9 C
Jayapura

KONI Papua Mulai Lakukan Tes Fisik dan Kesehatan

Persiapan Pra PON dan PON XXI

JAYAPURA-Tes fisik dan kesehatan ini mulai dilaksanakan pada hari ini hingga besok atau 16-17 Desember. Tes fisik sendiri dilaksanakan di Stadion Mahacandra Uncen.

Sekretaris Umum KONI Papua, George Weyasu mengatakan, bahwa KONI Papua sudah melakukan inventarisasi terhadap atlet-atlet potensial yang akan disiapkan untuk menghadapi Pra PON dan PON XXI. Dari hasil inventarisasi tersebut, KONI Papua sudah mengantongi sekira 85 atlet potensial.

Atlet-atlet tersebut sebagian besar merupakan atlet peraih medali pada PON XX 2021 silam, serta atlet peraih prestasi pada kejuaran nasional.

“KONI Papua sudah melakukan inventarisasi atlet-atlet unggulan kita yang masih berpeluang mewakili Papua pada Pra PON dan PON XXI Aceh dan Sumut. Mereka adalah atlet peraih medali emas PON XX di Papua dan juga yang mengikuti kejuaran-kejuaraan nasional dan juga Sea Games kemarin,” ungkap George kepada Cenderawasih Pos, Kamis (15/12).

Baca Juga :  Danau Sentani dan Cagar Alam Cycloop Harus Diselamatkan!

“Dari hasil inventarisasi itu ada 85 atlet unggulan Papua yang segera kita lakukan pengecekan kesehatan dan juga tes fisik untuk mereka selanjutnya kita tampung mulai Januari 2023,” sambungnya.

Menurut George, tes kesehatan dan tes fisik tersebut sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan dan fisik para atlet tersebut pasca PON XX. Apalagi atlet-atlet tersebut akan mulai mengikuti pemusatan latihan pada awal tahun depan.

“Kita harus lakukan tes ini karena setelah PON, mereka istirahat cukup panjang. Sehingga perlu dilakukan tes untuk mengetahui kondisi kesehatan dan fisik mereka. Ini merupakan tes umum tahap awal,” ujarnya.

George menuturkan, jika 85 atlet tersebut merupakan atlet-atlet dari cabang olahraga akurasi, beladiri dan terukur. Belum termasuk untuk cabang olahraga beregu atau permainan.

Baca Juga :  Serapan Anggaran Pemprov Papua Capai 60 Persen

“Dari 85 atlet, 51 atlet tersebut memang saat ini berada di Papua, mereka akan menjadi prioritas untuk melaksanakan tes kesehatan dan fisik. Sementara atlet lainnya yang berada di Pelatnas atau sentra latihan di Mimika tidak diikutkan,” pungkasnya. (eri/nat)

[20.01, 15/12/2022] Pak Nursaid CP: Pemain Persipura Jayapura, Patrick Womsiwor saat dikawal pemain Kalteng Putra dalam laga perdana Liga 2 grup timur di Stadion Lukas Enembe pada 28 Agustus lalu.

[20.01, 15/12/2022] Pak Nursaid CP: David for Cepos

Persiapan Pra PON dan PON XXI

JAYAPURA-Tes fisik dan kesehatan ini mulai dilaksanakan pada hari ini hingga besok atau 16-17 Desember. Tes fisik sendiri dilaksanakan di Stadion Mahacandra Uncen.

Sekretaris Umum KONI Papua, George Weyasu mengatakan, bahwa KONI Papua sudah melakukan inventarisasi terhadap atlet-atlet potensial yang akan disiapkan untuk menghadapi Pra PON dan PON XXI. Dari hasil inventarisasi tersebut, KONI Papua sudah mengantongi sekira 85 atlet potensial.

Atlet-atlet tersebut sebagian besar merupakan atlet peraih medali pada PON XX 2021 silam, serta atlet peraih prestasi pada kejuaran nasional.

“KONI Papua sudah melakukan inventarisasi atlet-atlet unggulan kita yang masih berpeluang mewakili Papua pada Pra PON dan PON XXI Aceh dan Sumut. Mereka adalah atlet peraih medali emas PON XX di Papua dan juga yang mengikuti kejuaran-kejuaraan nasional dan juga Sea Games kemarin,” ungkap George kepada Cenderawasih Pos, Kamis (15/12).

Baca Juga :  WBFC Gagal Menang Lagi

“Dari hasil inventarisasi itu ada 85 atlet unggulan Papua yang segera kita lakukan pengecekan kesehatan dan juga tes fisik untuk mereka selanjutnya kita tampung mulai Januari 2023,” sambungnya.

Menurut George, tes kesehatan dan tes fisik tersebut sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan dan fisik para atlet tersebut pasca PON XX. Apalagi atlet-atlet tersebut akan mulai mengikuti pemusatan latihan pada awal tahun depan.

“Kita harus lakukan tes ini karena setelah PON, mereka istirahat cukup panjang. Sehingga perlu dilakukan tes untuk mengetahui kondisi kesehatan dan fisik mereka. Ini merupakan tes umum tahap awal,” ujarnya.

George menuturkan, jika 85 atlet tersebut merupakan atlet-atlet dari cabang olahraga akurasi, beladiri dan terukur. Belum termasuk untuk cabang olahraga beregu atau permainan.

Baca Juga :  Ada 16 Potensi Retribusi PAD di PPI Hamadi

“Dari 85 atlet, 51 atlet tersebut memang saat ini berada di Papua, mereka akan menjadi prioritas untuk melaksanakan tes kesehatan dan fisik. Sementara atlet lainnya yang berada di Pelatnas atau sentra latihan di Mimika tidak diikutkan,” pungkasnya. (eri/nat)

[20.01, 15/12/2022] Pak Nursaid CP: Pemain Persipura Jayapura, Patrick Womsiwor saat dikawal pemain Kalteng Putra dalam laga perdana Liga 2 grup timur di Stadion Lukas Enembe pada 28 Agustus lalu.

[20.01, 15/12/2022] Pak Nursaid CP: David for Cepos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya