Dijelaskannya, dampak nyata sebelum Oplah 3-4 ton/hektare. Sesudah Oplah meningkat menjadi 6,2-7,4 ton/hektare. Peningkatan produktivitas rata-rata mencapai 100 persen melalui intervensi teknologi dan infrastruktur lahan. Ferdinandus mengatakan, dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) di wilayah tersebut antara lain traktor roda empat sebanyak 200 unit, traktor roda dua, 30 unit, pompa air sebanyak 80 unit, rice transplanter, 20 unit dan alat pasca panen masuk distribusi regional. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Dijelaskannya, dampak nyata sebelum Oplah 3-4 ton/hektare. Sesudah Oplah meningkat menjadi 6,2-7,4 ton/hektare. Peningkatan produktivitas rata-rata mencapai 100 persen melalui intervensi teknologi dan infrastruktur lahan. Ferdinandus mengatakan, dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) di wilayah tersebut antara lain traktor roda empat sebanyak 200 unit, traktor roda dua, 30 unit, pompa air sebanyak 80 unit, rice transplanter, 20 unit dan alat pasca panen masuk distribusi regional. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q