alexametrics
27.7 C
Jayapura
Sunday, May 22, 2022

IMI Papua Optimis Dulang Emas

Pembalap motocross Papua, Yosua Patippi saat mengikuti Kejurda Intan Jaya pada 2018 lalu.( FOTO : Erik for Cepos)

JAYAPURA-Cabang Olahraga Ikatan Motor Indonesia (IMI) Papua optimis bisa menorehkan prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, Tahun 2020 di Tanah Papua.

Bahkan cabang olahraga ini memiliki 2-4 kans untuk bisa menyabet medali emas dari 8 medali yang akan diperebutkan.

Sekadar diketahui, pada PON XX Papua 2020, cabang olahraga bermotor ini mempertandingkan 8 nomor dari dua kategori, balap motor dan motocross.

Ketua Harian IMI Papua, Imanuel Patippi mengatakan, dari 8 nomor yang dipertandingkan, IMI Papua memiliki 2-4 kans untuk meraih medali emas.

“Pada motocross perorangan 250 kita punya Yosua Pattipi dan Hilman Maksum, kebetulan Tahun 2019 Yosua Pattipi menempati peringkat dua nasioanal dan Hilman peringkat 3 nasional. Jadi kita punya kans perseorangan 250 sama beregu 250,” ungkap Imanuel Pattipi kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Kantor KONI Papua, Sabtu (11/5).

Sementara dua peluang emas lain juga hadir dari nomor Balap Motor yakni nomor balap motor 150 perorangan dan 150 beregu. Pada nomor balap tersebut, IMI Papua akan menurunkan atlet rekrutan anyarnya, Andi Gilang dan Awin Sanjaya.

Baca Juga :  Kalah, Persipura U-20 Tetap Lolos ke 8 Besar

Andi Gilang merupakan atlet peraih medali emas pada PON XX lalu bersama Jawa Barat dan pembalap Awin Sanjaya merupakan pembalap yang sedang naik daun yang akan memperkuat IMI Papua pada ajang olahraga empat tahunan tersebut.

“Andi Gilang (Jawa Barat) dan Awin Sanjaya (Jawa Tengah) akan bersama IMI Papua pada PON, pengurus IMI Jabar sudah melepas Andi untuk bersama Papua. Sementara Awin merupakan pembalap yang sedang naik daun, dan PON XX akan menjadi ajang pertama Awin bermain di PON, kami optimis bisa menyumbangkan medali emas,” ujarnya.

Dirinya mengatakan, Andi Gilang saat ini juga sedang mengikuti Asia Road Racing Championship kelas 600 cc di Japang bersama tim Honda Indonesia.

Imanuel juga menuturkan, Papua juga akan menyiapkan dua tim, baik untuk Balap Motor dan Motocross. Pasalnya, tuan rumah memiliki wewenang untuk menurunkan dua tim dalam satu race.

“Jika provinsi lain hanya menurunkan satu pembalap, Papua sebagai tuan rumah bisa menurunkan dua pembalap dalam satu race. Papua A dan Papua B, karena PON Jawa Barat lalu sudah diterapkan seperti itu, baik itu Balap Motor dan Motor Cros,” jelasnya.

Baca Juga :  Persipura Boyong Semua Pemain ke Tenggarong

Disinggung soal persiapan TC terpusat, Imanuel menegaskan, IMI Papua tahun ini bahkan sudah jalan. Pasalnya, pembalap yang dimiliki oleh IMI Papua, baik Motocross dan Balap Motor merupakan atlet nasional yang aktif mengikuti seri nasional maupun seri asia.

“Saat ini kita TC terpusat tidak ada, kita langsung pertandingan, karena seri sudah jalan, jadi saat ini kita malah lebih fokus bertanding dari pada latihan. Dan semua atlet kita fokuskan di luar Papua, karena kejuaraan di Papua tidak ada. Masing-masing atlet kita juga ada di klub masing-masing, kita berikan kesempatan memperkuat klub masing-masing selama seri,” jelasnya.

Kendati demikian, Imanuel tetap akan mengumpulkan semua atletnya dalam satu latihan baik dari Motocross dan Balap Motor jelang PON.

“Saat PON sudah dekat, kita akan bawa mereka semua untuk tes sirkut, mereka akan latihan bersama-sama. Jadi tahun ini mereka akan fokus mengikuti Seri Nasional dan Asia dulu,” tandasnya. (eri/tho)

Pembalap motocross Papua, Yosua Patippi saat mengikuti Kejurda Intan Jaya pada 2018 lalu.( FOTO : Erik for Cepos)

JAYAPURA-Cabang Olahraga Ikatan Motor Indonesia (IMI) Papua optimis bisa menorehkan prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, Tahun 2020 di Tanah Papua.

Bahkan cabang olahraga ini memiliki 2-4 kans untuk bisa menyabet medali emas dari 8 medali yang akan diperebutkan.

Sekadar diketahui, pada PON XX Papua 2020, cabang olahraga bermotor ini mempertandingkan 8 nomor dari dua kategori, balap motor dan motocross.

Ketua Harian IMI Papua, Imanuel Patippi mengatakan, dari 8 nomor yang dipertandingkan, IMI Papua memiliki 2-4 kans untuk meraih medali emas.

“Pada motocross perorangan 250 kita punya Yosua Pattipi dan Hilman Maksum, kebetulan Tahun 2019 Yosua Pattipi menempati peringkat dua nasioanal dan Hilman peringkat 3 nasional. Jadi kita punya kans perseorangan 250 sama beregu 250,” ungkap Imanuel Pattipi kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Kantor KONI Papua, Sabtu (11/5).

Sementara dua peluang emas lain juga hadir dari nomor Balap Motor yakni nomor balap motor 150 perorangan dan 150 beregu. Pada nomor balap tersebut, IMI Papua akan menurunkan atlet rekrutan anyarnya, Andi Gilang dan Awin Sanjaya.

Baca Juga :  Cabor PON Diminta Paparkan Program dan Latihan

Andi Gilang merupakan atlet peraih medali emas pada PON XX lalu bersama Jawa Barat dan pembalap Awin Sanjaya merupakan pembalap yang sedang naik daun yang akan memperkuat IMI Papua pada ajang olahraga empat tahunan tersebut.

“Andi Gilang (Jawa Barat) dan Awin Sanjaya (Jawa Tengah) akan bersama IMI Papua pada PON, pengurus IMI Jabar sudah melepas Andi untuk bersama Papua. Sementara Awin merupakan pembalap yang sedang naik daun, dan PON XX akan menjadi ajang pertama Awin bermain di PON, kami optimis bisa menyumbangkan medali emas,” ujarnya.

Dirinya mengatakan, Andi Gilang saat ini juga sedang mengikuti Asia Road Racing Championship kelas 600 cc di Japang bersama tim Honda Indonesia.

Imanuel juga menuturkan, Papua juga akan menyiapkan dua tim, baik untuk Balap Motor dan Motocross. Pasalnya, tuan rumah memiliki wewenang untuk menurunkan dua tim dalam satu race.

“Jika provinsi lain hanya menurunkan satu pembalap, Papua sebagai tuan rumah bisa menurunkan dua pembalap dalam satu race. Papua A dan Papua B, karena PON Jawa Barat lalu sudah diterapkan seperti itu, baik itu Balap Motor dan Motor Cros,” jelasnya.

Baca Juga :  BTM : Harus Cepat Berbenah

Disinggung soal persiapan TC terpusat, Imanuel menegaskan, IMI Papua tahun ini bahkan sudah jalan. Pasalnya, pembalap yang dimiliki oleh IMI Papua, baik Motocross dan Balap Motor merupakan atlet nasional yang aktif mengikuti seri nasional maupun seri asia.

“Saat ini kita TC terpusat tidak ada, kita langsung pertandingan, karena seri sudah jalan, jadi saat ini kita malah lebih fokus bertanding dari pada latihan. Dan semua atlet kita fokuskan di luar Papua, karena kejuaraan di Papua tidak ada. Masing-masing atlet kita juga ada di klub masing-masing, kita berikan kesempatan memperkuat klub masing-masing selama seri,” jelasnya.

Kendati demikian, Imanuel tetap akan mengumpulkan semua atletnya dalam satu latihan baik dari Motocross dan Balap Motor jelang PON.

“Saat PON sudah dekat, kita akan bawa mereka semua untuk tes sirkut, mereka akan latihan bersama-sama. Jadi tahun ini mereka akan fokus mengikuti Seri Nasional dan Asia dulu,” tandasnya. (eri/tho)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/