alexametrics
23.7 C
Jayapura
Tuesday, May 17, 2022

Optimis PON Berlangsung Tepat Waktu

Suasana rapat koordinasi teknis persiapan penyelenggara PON XX dan Peparnas XVI di Hotel Aston Jayapura, Kamis (2/5).( FOTO : Erik / Cepos)

JAYAPURA- Jajaran pejabat Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Pemerintah Provinsi Papua membahas kesiapan Papua sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON XX dan Peparnas XVI, Tahun 2020.

Dalam rapat koordinasi teknis persiapan penyelenggara PON XX dan Peparnas XVI yang berlangsung di Hotel Aston Jayapura, Kamis (2/5) dihadiri Asdep Olahraga Kementeriaan Koordinator Kemenko/PMK Ir. Gatot Hendrarto, pejabat Kemenpora, Kepala Dinas di lingkungan Pemprov Papua, PB PON Papua, Sekda Biak Numfor dan stakeholder lainnya.

Asisten Deputi (Asdep) Bidang Olahraga Kementeriaan Koordinator Kemenko, Ir. Gatot Hendrarto mengaku kaget melihat kesiapan Papua sebagai tuan rumah multi event empat tahunan tersebut.

“Selama ini kita hanya rapat di Jakarta, kami awalnya ragu, tetapi setelah kami datang dan melihat di Jayapura, kami optimis Papua siap menjadi tuan rumah PON dan Peparnas Tahun 2020,” ungkap Gatot kepada awak media di sela-sela rapat.

Baca Juga :  Persipura Harapkan Ketum PSSI Baru Bawa Perubahan

Dirinya mengapresiasi Pemerintah Provinsi Papua yang terus memaju pembangunan venue yang tersebar di lima wilayah (klaster) sebagai tuan rumah penyelenggaraan PON di Bumi Cenderawasih.

“Selama ini kan koordinasi hanya di pusat dan kami hari ini langsung datang ke Jayapura melihat sendiri, baik progres fisiknya, maupun progres di kepanitiaannya sudah sangat siap. Kami optimis PON akan berjalan tepat waktu,” ujarnya.

Disinggung terkait apa saja kekurangan Papua sebagai tuan rumah, Gatot mengaku sejauh ini yang sifatnya teknis terkait dengan akomodasi, sehingga diharapkan Pemerintah Provinsi Papua dapat melalukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan sesuai dengan perintah Instruksi Presiden (Inpres) 10 tahun 2017 tentang penyelenggaraan PON dan Peparnas di Papua.

Baca Juga :  Meriahkan HUT, Batalyon Yonif 751/R Gelar Lomba Body Contest

Gatot menambahkan, dari perkiraan Kemenko PMK, peserta yang akan datang ke Papua ketika PON nanti kurang lebih 23 ribu orang. Oleh karena itu, Papua sebagai tuan rumah harus memperhitungkan baik dari segi akomodasi maupun transportasi.

“Kami akan dampingi Papua untuk melihat kebutuhan apa saja yang kurang, kita akan berkoordinasi terus kedepan. Yang terpenting,  besok kami pulang membawa kabar yang baik, dan akan kami sampaikan kepada Ibu Menteri apa-apa saja yang sudah Papua kerjakan, luar biasa, kami juga memberikan peghargaan yang tinggi kepada panitia PB PON Papua,” pungkasnya. (eri/tho)

Suasana rapat koordinasi teknis persiapan penyelenggara PON XX dan Peparnas XVI di Hotel Aston Jayapura, Kamis (2/5).( FOTO : Erik / Cepos)

JAYAPURA- Jajaran pejabat Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Pemerintah Provinsi Papua membahas kesiapan Papua sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON XX dan Peparnas XVI, Tahun 2020.

Dalam rapat koordinasi teknis persiapan penyelenggara PON XX dan Peparnas XVI yang berlangsung di Hotel Aston Jayapura, Kamis (2/5) dihadiri Asdep Olahraga Kementeriaan Koordinator Kemenko/PMK Ir. Gatot Hendrarto, pejabat Kemenpora, Kepala Dinas di lingkungan Pemprov Papua, PB PON Papua, Sekda Biak Numfor dan stakeholder lainnya.

Asisten Deputi (Asdep) Bidang Olahraga Kementeriaan Koordinator Kemenko, Ir. Gatot Hendrarto mengaku kaget melihat kesiapan Papua sebagai tuan rumah multi event empat tahunan tersebut.

“Selama ini kita hanya rapat di Jakarta, kami awalnya ragu, tetapi setelah kami datang dan melihat di Jayapura, kami optimis Papua siap menjadi tuan rumah PON dan Peparnas Tahun 2020,” ungkap Gatot kepada awak media di sela-sela rapat.

Baca Juga :  Ingin Asisten Pengalaman Bersama Persipura

Dirinya mengapresiasi Pemerintah Provinsi Papua yang terus memaju pembangunan venue yang tersebar di lima wilayah (klaster) sebagai tuan rumah penyelenggaraan PON di Bumi Cenderawasih.

“Selama ini kan koordinasi hanya di pusat dan kami hari ini langsung datang ke Jayapura melihat sendiri, baik progres fisiknya, maupun progres di kepanitiaannya sudah sangat siap. Kami optimis PON akan berjalan tepat waktu,” ujarnya.

Disinggung terkait apa saja kekurangan Papua sebagai tuan rumah, Gatot mengaku sejauh ini yang sifatnya teknis terkait dengan akomodasi, sehingga diharapkan Pemerintah Provinsi Papua dapat melalukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan sesuai dengan perintah Instruksi Presiden (Inpres) 10 tahun 2017 tentang penyelenggaraan PON dan Peparnas di Papua.

Baca Juga :  Gaung PON Masih Kurang

Gatot menambahkan, dari perkiraan Kemenko PMK, peserta yang akan datang ke Papua ketika PON nanti kurang lebih 23 ribu orang. Oleh karena itu, Papua sebagai tuan rumah harus memperhitungkan baik dari segi akomodasi maupun transportasi.

“Kami akan dampingi Papua untuk melihat kebutuhan apa saja yang kurang, kita akan berkoordinasi terus kedepan. Yang terpenting,  besok kami pulang membawa kabar yang baik, dan akan kami sampaikan kepada Ibu Menteri apa-apa saja yang sudah Papua kerjakan, luar biasa, kami juga memberikan peghargaan yang tinggi kepada panitia PB PON Papua,” pungkasnya. (eri/tho)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/