Thursday, February 26, 2026
26.3 C
Jayapura

Ternyata Menyemprot Parfum Langsung di Leher Picu Dampak Negatif, Serius!

Tak hanya itu, paparan parfum di leher yang sering terkena sinar matahari juga dapat memicu penggelapan warna kulit.

“Reaksi antara kandungan parfum dan sinar ultraviolet dapat menyebabkan hiperpigmentasi. Sehingga kulit leher tampak lebih gelap dibandingkan area wajah,” terangnya.

Bila sudah terjadi suatu reaksi alergi ataupun iritasi, kata Anindia, paling utama yang paling utama dilakukan adalah stop penyemprotan parfum pada area tersebut.

Kemudian beri antihistamin untuk mengurangi rasa gatal dan reaksi alergi. Namun, jika keluhan memberat segera konsultasikan ke dokter spesialis kulit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

”Penyemprotan parfum pada area tubuh lain seperti pergelangan tangan boleh dilakukan bila tidak ada reaksi alergi dan iritasi. Tetapi baiknya semprotkan parfum ke kerah, area ketiak dan area dada pada pakaian yang tidak langsung kontak dengan kulit dengan jarak semprot tidak terlalu dekat agar tidak merusak kain pakaian,” imbaunya.

Baca Juga :  Warning, Angka TB dan HIV di Wamena Capai Ribuan Penderita

Jika ingin semprotkan parfum langsung ke kulit, maka harus mempertimbangkan pemilihan jenis parfum. Jadi harus memilih parfum yang mengandung bahan-bahan alami dan minim zat sintesis agar tidak menimbulkan keluhan kulit dan penyakit lainnya. Kulit Leher Lebih Tipis dan Sensitif dan memicu iritasi, kemerahan, rasa perih atau panas, kulit kering dan mengelupas. Bagi pemilik kulit sensitif, efek ini bisa muncul hanya dalam hitungan menit.

Parfum mengandung alkohol dan berbagai bahan kimia pewangi (fragrance). Zat ini dapat memicu dermatitis kontak, yaitu peradangan kulit yang ditandai dengan Gatal berlebihan, Ruam kemerahan, Bentol kecil, Rasa terbakar. Penggunaan parfum langsung di leher, apalagi saat terpapar sinar matahari, dapat memicu hiperpigmentasi (kulit menggelap).

Baca Juga :  7 Tips Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Selama Puasa Ramadhan, Begini Caranya

Alkohol dalam parfum bersifat mengeringkan. Jika sering disemprotkan ke leher mengakibatkan kulit kehilangan kelembapan alami, elastisitas menurun, garis halus dan keriput lebih cepat muncul. Padahal, leher adalah area yang mudah menunjukkan tanda-tanda penuaan.

Tak hanya itu, paparan parfum di leher yang sering terkena sinar matahari juga dapat memicu penggelapan warna kulit.

“Reaksi antara kandungan parfum dan sinar ultraviolet dapat menyebabkan hiperpigmentasi. Sehingga kulit leher tampak lebih gelap dibandingkan area wajah,” terangnya.

Bila sudah terjadi suatu reaksi alergi ataupun iritasi, kata Anindia, paling utama yang paling utama dilakukan adalah stop penyemprotan parfum pada area tersebut.

Kemudian beri antihistamin untuk mengurangi rasa gatal dan reaksi alergi. Namun, jika keluhan memberat segera konsultasikan ke dokter spesialis kulit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

”Penyemprotan parfum pada area tubuh lain seperti pergelangan tangan boleh dilakukan bila tidak ada reaksi alergi dan iritasi. Tetapi baiknya semprotkan parfum ke kerah, area ketiak dan area dada pada pakaian yang tidak langsung kontak dengan kulit dengan jarak semprot tidak terlalu dekat agar tidak merusak kain pakaian,” imbaunya.

Baca Juga :  Malas Makan Ketika Sahur? Ini Tips Menanganinya Biar Tubuh Kuat Sehari Penuh

Jika ingin semprotkan parfum langsung ke kulit, maka harus mempertimbangkan pemilihan jenis parfum. Jadi harus memilih parfum yang mengandung bahan-bahan alami dan minim zat sintesis agar tidak menimbulkan keluhan kulit dan penyakit lainnya. Kulit Leher Lebih Tipis dan Sensitif dan memicu iritasi, kemerahan, rasa perih atau panas, kulit kering dan mengelupas. Bagi pemilik kulit sensitif, efek ini bisa muncul hanya dalam hitungan menit.

Parfum mengandung alkohol dan berbagai bahan kimia pewangi (fragrance). Zat ini dapat memicu dermatitis kontak, yaitu peradangan kulit yang ditandai dengan Gatal berlebihan, Ruam kemerahan, Bentol kecil, Rasa terbakar. Penggunaan parfum langsung di leher, apalagi saat terpapar sinar matahari, dapat memicu hiperpigmentasi (kulit menggelap).

Baca Juga :  Makan Siang Bareng, Erick Thohir Nyatakan Dukung Prabowo

Alkohol dalam parfum bersifat mengeringkan. Jika sering disemprotkan ke leher mengakibatkan kulit kehilangan kelembapan alami, elastisitas menurun, garis halus dan keriput lebih cepat muncul. Padahal, leher adalah area yang mudah menunjukkan tanda-tanda penuaan.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya