Wednesday, February 11, 2026
28 C
Jayapura

Lupa Membaca Niat Puasa dan Tidak Sahur, Sahkah Puasanya? Begini Penjelasannya

KINI seluruh umat Islam tengah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan ke 2.

Menahan haus dan juga lapar dari terbit fajar hingga terbenam matahari merupakan salah satu cobaan di bulan Ramadhan.

Puasa sendiri harus dilakukan dengan niat dan melakukan sahur pada saat malam hari, agar kuat menjalani puasa seharian penuh.

Lantas bagaimana jika kita lupa untuk membaca niat dan tidak melakukan sahur? Apakah puasa kita dianggap tidak sah?

Berikut ini jawaban Buya Yahya dilansir dari kanal Youtube Al-Bahjah TV yang tayang 3 Juni 2019, mengenai sahkah kita bila lupa membaca niat dan tidak sahur dibulan Ramadhan.

Merujuk pada pendapat imam besar dan para ulama, Buya Yahya mengungkapkan siapa saja yang berpuasa tetapi tidak mengucapkan niat dan tidak sahur, maka puasanya dianggap tidak sah.

Baca Juga :  Menurut Hujjatul Islam Imam Ghazali, Malam Lailatul Qadar Tahun ini 27 Ramadan

“Bagi siapa pun yang tidak menginapkan niat di malam hari, dan juga tidak sahur, maka puasanya tidak sah menurut jumhur ulama,” ujar Buya Yahya.

KINI seluruh umat Islam tengah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan ke 2.

Menahan haus dan juga lapar dari terbit fajar hingga terbenam matahari merupakan salah satu cobaan di bulan Ramadhan.

Puasa sendiri harus dilakukan dengan niat dan melakukan sahur pada saat malam hari, agar kuat menjalani puasa seharian penuh.

Lantas bagaimana jika kita lupa untuk membaca niat dan tidak melakukan sahur? Apakah puasa kita dianggap tidak sah?

Berikut ini jawaban Buya Yahya dilansir dari kanal Youtube Al-Bahjah TV yang tayang 3 Juni 2019, mengenai sahkah kita bila lupa membaca niat dan tidak sahur dibulan Ramadhan.

Merujuk pada pendapat imam besar dan para ulama, Buya Yahya mengungkapkan siapa saja yang berpuasa tetapi tidak mengucapkan niat dan tidak sahur, maka puasanya dianggap tidak sah.

Baca Juga :  Jelang Bulan Ramadan, Stok Sejumlah Komoditi di Merauke Menipis

“Bagi siapa pun yang tidak menginapkan niat di malam hari, dan juga tidak sahur, maka puasanya tidak sah menurut jumhur ulama,” ujar Buya Yahya.

Berita Terbaru

Longsor, Jalan Trans Papua Putus

Jangan Asal Usir, Harus Ada Regulasi

MBG Rawan Digugat

Artikel Lainnya