Sementara itu, RS juga memperkuat perannya dalam pengembangan layanan kardiovaskular modern dengan menggelar inaugurasi pencapaian lebih dari 100 tindakan MICS-CABG (Minimally Invasive Coronary Artery Bypass Grafting) atau bypass jantung minimal invasif. Capaian ini diraih dalam waktu kurang dari 10 bulan sejak layanan tersebut diimplementasikan.
Keberhasilan ini menempatkan RS sebagai salah satu pusat rujukan bedah jantung minimal invasif terdepan di Tanah Air. Lebih dari sekadar pencapaian angka, hal ini mencerminkan komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan yang aman, presisi tinggi, serta berorientasi pada pemulihan pasien yang lebih cepat sesuai standar global.
Lebih dari 100 pasien telah merasakan manfaat pendekatan bedah jantung dengan sayatan minimal, yang terbukti dapat mempercepat proses pemulihan dan meningkatkan kualitas hidup pascaoperasi. Konsistensi dalam menjaga mutu layanan dan keselamatan pasien menjadi fondasi utama dari pencapaian tersebut.
“Pencapaian ini memiliki makna yang jauh lebih dalam dibanding sekadar jumlah tindakan medis. Bukan tentang angka 100. Ini tentang 100 keluarga yang kembali lengkap, 100 harapan yang pulih, dan 100 kehidupan yang diberi kesempatan kedua. Keberhasilan ini adalah komitmen kami untuk terus tumbuh, berinovasi, dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia,” tutup Ronald. (*/Jawapos)
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Sementara itu, RS juga memperkuat perannya dalam pengembangan layanan kardiovaskular modern dengan menggelar inaugurasi pencapaian lebih dari 100 tindakan MICS-CABG (Minimally Invasive Coronary Artery Bypass Grafting) atau bypass jantung minimal invasif. Capaian ini diraih dalam waktu kurang dari 10 bulan sejak layanan tersebut diimplementasikan.
Keberhasilan ini menempatkan RS sebagai salah satu pusat rujukan bedah jantung minimal invasif terdepan di Tanah Air. Lebih dari sekadar pencapaian angka, hal ini mencerminkan komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan yang aman, presisi tinggi, serta berorientasi pada pemulihan pasien yang lebih cepat sesuai standar global.
Lebih dari 100 pasien telah merasakan manfaat pendekatan bedah jantung dengan sayatan minimal, yang terbukti dapat mempercepat proses pemulihan dan meningkatkan kualitas hidup pascaoperasi. Konsistensi dalam menjaga mutu layanan dan keselamatan pasien menjadi fondasi utama dari pencapaian tersebut.
“Pencapaian ini memiliki makna yang jauh lebih dalam dibanding sekadar jumlah tindakan medis. Bukan tentang angka 100. Ini tentang 100 keluarga yang kembali lengkap, 100 harapan yang pulih, dan 100 kehidupan yang diberi kesempatan kedua. Keberhasilan ini adalah komitmen kami untuk terus tumbuh, berinovasi, dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia,” tutup Ronald. (*/Jawapos)
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q