Friday, January 16, 2026
28.1 C
Jayapura

Risiko Tidur Seharian Saat Puasa, Memicu Depresi dan Rentan Serangan Jantung

PUASA di Bulan Ramadhan tidak hanya tentang menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga mengajarkan kesabaran, disiplin, dan pengendalian diri.

Di tengah kesibukan menjalani ibadah dan rutinitas sehari-hari, terkadang godaan untuk melewatkan waktu agar tidak terasa lama dengan tidur seharian saat puasa mungkin menggoda.

Ketika berpuasa, tubuh tidak menerima makanan atau minuman selama lebih dari 12 jam. Karena itu, tidak mengherankan jika energi menjadi terkuras, tubuh mudah merasa lelah, dan sering merasa ngantuk, terutama di siang hari ketika rasa lapar biasanya mencapai puncaknya.

Tidur berlebihan tidak disarankan karena akan berdampak pada kesehatan tubuh dan mental. Dikutip dari Halodoc.com berikut tujuh risiko tidur seharian saat puasa:

Baca Juga :  Telaga Inforifu Diharap Jadi Spot Wisata Baru

  1. Tubuh Semakin Lemas

Jika tidur seharian saat puasa, tubuh akan lebih lelah dan lemas, bukannya segar saat bangun, serta akan merasakan haus dan lapar yang semakin meningkat, karena pada saat tidur, tubuh melakukan proses detoksifikasi dan mengeluarkan keringat.

  1. Membuat Tubuh Semakin Gemuk atau Obesitas

Tidak tidur cukup atau tidur berlebihan dapat menyebabkan peningkatan berat badan. Selama tidur, pencernaan tidak beroperasi secara optimal, yang mengakibatkan penumpukan lemak di dalam tubuh, terutama jika tidur langsung setelah makan sahur.

Khususnya, wanita yang tidur lebih dari 10 jam memiliki risiko sindrom metabolik, sedangkan pria berisiko mengalami peningkatan kadar trigliserida yang dapat menyebabkan hipertensi.

Baca Juga :  ODGJ Banyak Berkeliaran, Diminta  Ditangani Serius

PUASA di Bulan Ramadhan tidak hanya tentang menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga mengajarkan kesabaran, disiplin, dan pengendalian diri.

Di tengah kesibukan menjalani ibadah dan rutinitas sehari-hari, terkadang godaan untuk melewatkan waktu agar tidak terasa lama dengan tidur seharian saat puasa mungkin menggoda.

Ketika berpuasa, tubuh tidak menerima makanan atau minuman selama lebih dari 12 jam. Karena itu, tidak mengherankan jika energi menjadi terkuras, tubuh mudah merasa lelah, dan sering merasa ngantuk, terutama di siang hari ketika rasa lapar biasanya mencapai puncaknya.

Tidur berlebihan tidak disarankan karena akan berdampak pada kesehatan tubuh dan mental. Dikutip dari Halodoc.com berikut tujuh risiko tidur seharian saat puasa:

Baca Juga :  Investigasi Tiga Layanan Selama Fase Armuzna

  1. Tubuh Semakin Lemas

Jika tidur seharian saat puasa, tubuh akan lebih lelah dan lemas, bukannya segar saat bangun, serta akan merasakan haus dan lapar yang semakin meningkat, karena pada saat tidur, tubuh melakukan proses detoksifikasi dan mengeluarkan keringat.

  1. Membuat Tubuh Semakin Gemuk atau Obesitas

Tidak tidur cukup atau tidur berlebihan dapat menyebabkan peningkatan berat badan. Selama tidur, pencernaan tidak beroperasi secara optimal, yang mengakibatkan penumpukan lemak di dalam tubuh, terutama jika tidur langsung setelah makan sahur.

Khususnya, wanita yang tidur lebih dari 10 jam memiliki risiko sindrom metabolik, sedangkan pria berisiko mengalami peningkatan kadar trigliserida yang dapat menyebabkan hipertensi.

Baca Juga :  ICW Minta Prabowo Hentikan Proyek yang Dipaksakan

Berita Terbaru

Artikel Lainnya