Ia mengakui bahwa saat ini PBB kerap dipersepsikan lemah dan tidak berdaya. Namun, SBY mengingatkan agar lembaga internasional tersebut tidak tercatat dalam sejarah sebagai pihak yang melakukan pembiaran atau sekadar berdiam diri di tengah ancaman besar terhadap umat manusia. “Seruan itu mungkin terdengar seperti berseru di padang pasir,” kata SBY.
Namun menurutnya, bisa jadi itulah awal dari tumbuhnya kesadaran kolektif dan kemauan politik global untuk menyelamatkan dunia. Ia menutup pesannya dengan keyakinan bahwa selama masih ada kehendak, jalan keluar selalu mungkin ditemukan. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ia mengakui bahwa saat ini PBB kerap dipersepsikan lemah dan tidak berdaya. Namun, SBY mengingatkan agar lembaga internasional tersebut tidak tercatat dalam sejarah sebagai pihak yang melakukan pembiaran atau sekadar berdiam diri di tengah ancaman besar terhadap umat manusia. “Seruan itu mungkin terdengar seperti berseru di padang pasir,” kata SBY.
Namun menurutnya, bisa jadi itulah awal dari tumbuhnya kesadaran kolektif dan kemauan politik global untuk menyelamatkan dunia. Ia menutup pesannya dengan keyakinan bahwa selama masih ada kehendak, jalan keluar selalu mungkin ditemukan. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos