Sunday, March 1, 2026
28 C
Jayapura

Greenland Target Trump Berikutnya

Rasmussen dalam tanggapannya terhadap pertanyaan para anggota parlemen, menulis pada musim panas lalu bahwa Denmark dapat mengakhiri perjanjian jika Amerika Serikat mencoba untuk mencaplok seluruh atau sebagian Greenland. Namun, jika terjadi aksi militer, Departemen Pertahanan Amerika Serikat saat ini mengoperasikan Pangkalan Luar Angkasa Pituffik yang terpencil, di barat laut Greenland, dan pasukan di sana dapat dimobilisasi.

Crosbie mengatakan, dia yakin Amerika Serikat tidak akan berusaha menyakiti penduduk setempat atau terlibat konflik dengan pasukan Denmark. “Mereka tidak perlu membawa persenjataan. Mereka tidak perlu membawa siapapun,” ungkap Crosbie pada hari Rabu.

“Mereka bisa saja mengarahkan personel militer yang ada di sana untuk berkendara ke pusat Nuuk dan mengatakan, ‘Ini Amerika sekarang, kan?’ Dan itu akan menghasilkan respons yang sama seperti jika mereka menerbangkan 500 atau 1.000 orang,” bebernya.

Baca Juga :  Tinggalkan Dunia Politik, SBY Mengaku Lebih Bebas: Saya Sekarang Seniman

Menurutnya, bahaya aneksasi Amerika Serikat terletak pada erosi supremasi hukum secara global, dan persepsi bahwa ada norma-norma yang melindungi siapapun di planet ini.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot mengatakan bahwa ia berbicara melalui telepon pada hari Selasa dengan Rubio, yang menolak gagasan operasi ala Venezuela di Greenland.

“Di Amerika Serikat, ada dukungan besar untuk keanggotaan negara tersebut di NATO, keanggotaan yang dari satu hari ke hari berikutnya, dapat terancam oleh… segala bentuk agresi terhadap anggota NATO lainnya,” kata Barrot kepada radio France Inter pada hari Rabu.

Rasmussen dalam tanggapannya terhadap pertanyaan para anggota parlemen, menulis pada musim panas lalu bahwa Denmark dapat mengakhiri perjanjian jika Amerika Serikat mencoba untuk mencaplok seluruh atau sebagian Greenland. Namun, jika terjadi aksi militer, Departemen Pertahanan Amerika Serikat saat ini mengoperasikan Pangkalan Luar Angkasa Pituffik yang terpencil, di barat laut Greenland, dan pasukan di sana dapat dimobilisasi.

Crosbie mengatakan, dia yakin Amerika Serikat tidak akan berusaha menyakiti penduduk setempat atau terlibat konflik dengan pasukan Denmark. “Mereka tidak perlu membawa persenjataan. Mereka tidak perlu membawa siapapun,” ungkap Crosbie pada hari Rabu.

“Mereka bisa saja mengarahkan personel militer yang ada di sana untuk berkendara ke pusat Nuuk dan mengatakan, ‘Ini Amerika sekarang, kan?’ Dan itu akan menghasilkan respons yang sama seperti jika mereka menerbangkan 500 atau 1.000 orang,” bebernya.

Baca Juga :  AS Berikan Bantuan Rp 1,58 Triliun untuk Rakyat Palestina di Jalur Gaza

Menurutnya, bahaya aneksasi Amerika Serikat terletak pada erosi supremasi hukum secara global, dan persepsi bahwa ada norma-norma yang melindungi siapapun di planet ini.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot mengatakan bahwa ia berbicara melalui telepon pada hari Selasa dengan Rubio, yang menolak gagasan operasi ala Venezuela di Greenland.

“Di Amerika Serikat, ada dukungan besar untuk keanggotaan negara tersebut di NATO, keanggotaan yang dari satu hari ke hari berikutnya, dapat terancam oleh… segala bentuk agresi terhadap anggota NATO lainnya,” kata Barrot kepada radio France Inter pada hari Rabu.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya