Saturday, April 5, 2025
24.7 C
Jayapura

Hari Pertama Terbangkan 22 Kloter Menuju Madinah

Pemerintah Saudi sudah menyampaikan ke pemerintah Indonesia, terkait potensi penyalahgunaan visa non haji untuk menjalankan rukun Islam kelima itu. Saudi berjanji akan memeriksa dengan ketat seluruh jemaah haji, terkait dengan legalitas visanya.

Sementara itu Kemenag tidak ingin kasus jemaah terlantar di masa Masyair tahun lalu terulang kembali. Seperti diketahui tahun lalu sekian banyak jemaah terlambat dijemput bus, saat berada di Mudzalifah. Pemicunya bus penjemput terjebak kemacetan.

Untuk mencegah kejadian serupa tidak terulang, perwakilan Kemenag di Saudi mengumpulkan tim atau petugas dari Masyariq. Untuk diketahui Masyariq itu adalah perusahaan yang bertanggung jawab melayani jemaah pada masa Masyair di Arafah, Mudzalifah, dan Mina. Pertemuan tersebut diwadahi dalam kegiatan bimbingan teknis (bimtek) membahas mitigasi masalah haji.

Baca Juga :  Ramai Sudah Bergabung, Gunansar dan Brian Nyusul

Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam mengatakan bimtek tersebut baru pertama kali ini dilaksanakan. ’’Tahun-tahun sebelumnya hanya sebatas perkenalan,’’ tuturnya. Sedangkan kali ini lebih detail. Termasuk membahas mengenai mitigasi risiko persoalan layanan di masa Masyair serta solusinya. (wan)

Bahan Grafis

Penerbangan Jemaah Haji Hari Pertama

Embarkasi  Jumlah Kloter  Jumlah Jemaah  Maskapai

CGK 5 2.106 Garuda

SOC 5 1.800 Garuda

SUB 5 1.855 Saudia

BTH 1 450 Saudia

PLM 1 450 Saudia

BDJ 1 320 Garuda

KJT 1 440 Saudia

LOP 1 393 Garuda

UPG 1 450 Garuda

PDG 1 393 Garuda

Total  22 8.657

Keterangan

– Masuk asrama 11 Mei, terbang perdana 12 Mei

– Rute penerbangan menuju Bandara Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz di Madinah

Baca Juga :  Waktu Mepet, Pemerintah Tak Ambil Tambahan Kuota Haji

– CGK (Jakarta), SOC (Solo) SUB (Surabaya), PLM (Palembang), BDJ (Banjarmasin), KJT (Kertajati), LOP (Lombok), UPG (Makassar), PDG (Padang)

Sumber : Kementerian Agama

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Pemerintah Saudi sudah menyampaikan ke pemerintah Indonesia, terkait potensi penyalahgunaan visa non haji untuk menjalankan rukun Islam kelima itu. Saudi berjanji akan memeriksa dengan ketat seluruh jemaah haji, terkait dengan legalitas visanya.

Sementara itu Kemenag tidak ingin kasus jemaah terlantar di masa Masyair tahun lalu terulang kembali. Seperti diketahui tahun lalu sekian banyak jemaah terlambat dijemput bus, saat berada di Mudzalifah. Pemicunya bus penjemput terjebak kemacetan.

Untuk mencegah kejadian serupa tidak terulang, perwakilan Kemenag di Saudi mengumpulkan tim atau petugas dari Masyariq. Untuk diketahui Masyariq itu adalah perusahaan yang bertanggung jawab melayani jemaah pada masa Masyair di Arafah, Mudzalifah, dan Mina. Pertemuan tersebut diwadahi dalam kegiatan bimbingan teknis (bimtek) membahas mitigasi masalah haji.

Baca Juga :  Jangan Gunakan Agama dan Rumah Ibadah Sebagai Alat Politik

Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam mengatakan bimtek tersebut baru pertama kali ini dilaksanakan. ’’Tahun-tahun sebelumnya hanya sebatas perkenalan,’’ tuturnya. Sedangkan kali ini lebih detail. Termasuk membahas mengenai mitigasi risiko persoalan layanan di masa Masyair serta solusinya. (wan)

Bahan Grafis

Penerbangan Jemaah Haji Hari Pertama

Embarkasi  Jumlah Kloter  Jumlah Jemaah  Maskapai

CGK 5 2.106 Garuda

SOC 5 1.800 Garuda

SUB 5 1.855 Saudia

BTH 1 450 Saudia

PLM 1 450 Saudia

BDJ 1 320 Garuda

KJT 1 440 Saudia

LOP 1 393 Garuda

UPG 1 450 Garuda

PDG 1 393 Garuda

Total  22 8.657

Keterangan

– Masuk asrama 11 Mei, terbang perdana 12 Mei

– Rute penerbangan menuju Bandara Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz di Madinah

Baca Juga :  Patut Dicontoh, Kuliah Tiga Tahun Raih Double Degree di ITB dan Inggris

– CGK (Jakarta), SOC (Solo) SUB (Surabaya), PLM (Palembang), BDJ (Banjarmasin), KJT (Kertajati), LOP (Lombok), UPG (Makassar), PDG (Padang)

Sumber : Kementerian Agama

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya