JAYAPURA – Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan bahwa pada tahun 2026 kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura harus mengalami peningkatan yang signifikan. Seluruh aparatur pemerintah diminta memberikan pelayanan yang profesional, transparan, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Rustan Saru menekankan bahwa salah satu fokus utama dalam peningkatan pelayanan publik adalah komitmen bersama untuk melawan praktik pungutan liar (pungli). Ia menegaskan seluruh unit pelayanan, baik di tingkat dinas maupun unit pelayanan lainnya, harus bersih dari praktik-praktik tidak terpuji tersebut.
“Pelayanan publik harus bebas dari pungli. Tidak boleh ada lagi praktik yang merugikan masyarakat dan mencederai kepercayaan publik terhadap pemerintah,” tegas Rustan Saru.
Menurutnya, upaya pemberantasan pungli merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang terus didorong Pemerintah Kota Jayapura guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, jujur, dan berintegritas.
Selain itu, Rustan Saru juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar melayani masyarakat dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggung jawab. ASN disebutnya sebagai garda terdepan pelayanan publik yang secara langsung bersentuhan dengan masyarakat.