Umat Buddha Siap Sambut Waisak

JAYAPURA – Menjelang perayaan Hari Raya Trisuci Waisak, umat Buddha di Kota Jayapura mulai sibuk bersiap. Vihara Arya Dharma yang terletak di kawasan perbukitan Skyline Distrik Abepura, kini bersolek dan menggelar berbagai rangkaian kegiatan ritual keagamaan serta aksi sosial untuk menyambut hari sakral tersebut.

Humas Vihara Arya Dharma Skyland, Romo Pandita Arya Dhammo, mengungkapkan bahwa seluruh persiapan sarana prasarana fisik maupun rangkaian kegiatan ibadah demi menyambut puncak perayaan Waisak telah berjalan dengan matang.

“Vihara Arya Dharma menjadi pusat berkumpulnya umat Buddha di Kota Jayapura saat Waisak nanti. Oleh karena itu, persiapan kami lakukan secara menyeluruh, baik pembersihan fisik vihara hingga kesiapan batin para umat melalui rangkaian ibadah,” ujar Romo Pandita Arya Dhammo saat ditemui di kompleks Vihara, Kamis (28/8).

Baca Juga :  Abisai Rollo : Keberhasilan Implementasi Otsus Diukur dari Dampak yang Dirasakan Langsung oleh Warga Papua

Menurut Romo Arya Dhammo, perayaan Waisak tahun ini di Vihara Arya Dharma Skyland diisi dengan berbagai agenda utama, di antaranya; Pembersihan Altar dan Lingkungan Vihara, Pengumpulan Pemenuhan Amisa Puja, hingga Aksi Sosial dan Gotong Royong. Untuk pembersihan altar dan lingkungan Vihara umat melakukan secara bergotong-royong membersihkan seluruh area vihara, memandikan atau membersihkan rupang (patung) Buddha, serta menata dekorasi dan altar demi menciptakan suasana ibadah yang khidmat, Ibadah dan Meditasi Menjelang Detik-Detik Waisak

Umat Budha juga, mempersiapkan sarana persembahan wajib di altar, seperti replika bunga, lilin, dupa, air, buah-buahan, dan wewangian sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada Sang Buddha.

“Umat akan melaksanakan puja bakti, pembacaan paritta-paritta suci, serta meditasi bersama untuk memperingati tiga peristiwa penting trisuci; kelahiran Pangeran Siddharta, pencapaian Penerangan Agung menjadi Buddha, dan Parinibbana (wafatnya) Buddha Gautama,” jelasnya.

Baca Juga :  DKLH Papua Dorong Pengembangan Sektor Wisata Pantai

Selain ritual internal kata Romo Arya, momen ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat keharmonisan antarsesama warga di Jayapura melalui aksi sosial sebagai wujud nyata dari ajaran cinta kasih universal.

JAYAPURA – Menjelang perayaan Hari Raya Trisuci Waisak, umat Buddha di Kota Jayapura mulai sibuk bersiap. Vihara Arya Dharma yang terletak di kawasan perbukitan Skyline Distrik Abepura, kini bersolek dan menggelar berbagai rangkaian kegiatan ritual keagamaan serta aksi sosial untuk menyambut hari sakral tersebut.

Humas Vihara Arya Dharma Skyland, Romo Pandita Arya Dhammo, mengungkapkan bahwa seluruh persiapan sarana prasarana fisik maupun rangkaian kegiatan ibadah demi menyambut puncak perayaan Waisak telah berjalan dengan matang.

“Vihara Arya Dharma menjadi pusat berkumpulnya umat Buddha di Kota Jayapura saat Waisak nanti. Oleh karena itu, persiapan kami lakukan secara menyeluruh, baik pembersihan fisik vihara hingga kesiapan batin para umat melalui rangkaian ibadah,” ujar Romo Pandita Arya Dhammo saat ditemui di kompleks Vihara, Kamis (28/8).

Baca Juga :  Suasana Pergantian Tahun Tak Seperti Biasanya

Menurut Romo Arya Dhammo, perayaan Waisak tahun ini di Vihara Arya Dharma Skyland diisi dengan berbagai agenda utama, di antaranya; Pembersihan Altar dan Lingkungan Vihara, Pengumpulan Pemenuhan Amisa Puja, hingga Aksi Sosial dan Gotong Royong. Untuk pembersihan altar dan lingkungan Vihara umat melakukan secara bergotong-royong membersihkan seluruh area vihara, memandikan atau membersihkan rupang (patung) Buddha, serta menata dekorasi dan altar demi menciptakan suasana ibadah yang khidmat, Ibadah dan Meditasi Menjelang Detik-Detik Waisak

Umat Budha juga, mempersiapkan sarana persembahan wajib di altar, seperti replika bunga, lilin, dupa, air, buah-buahan, dan wewangian sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada Sang Buddha.

“Umat akan melaksanakan puja bakti, pembacaan paritta-paritta suci, serta meditasi bersama untuk memperingati tiga peristiwa penting trisuci; kelahiran Pangeran Siddharta, pencapaian Penerangan Agung menjadi Buddha, dan Parinibbana (wafatnya) Buddha Gautama,” jelasnya.

Baca Juga :  Genjot Sektor Wisata, Dinas Pariwisata Rancang Dokumen Perencanaan

Selain ritual internal kata Romo Arya, momen ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat keharmonisan antarsesama warga di Jayapura melalui aksi sosial sebagai wujud nyata dari ajaran cinta kasih universal.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya