Saturday, August 30, 2025
21.3 C
Jayapura

20 Persen Pendapatan BLUD Untuk Bayar Utang

JAYAPURA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura, targetkan pencapaian pedapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tahun 2025 sebesar Rp 78 miliar. Dengan pendapatan per bulannya Rp 6,5 miliar.

Plt Direktur RSUD Jayapura, dr. Aaron Rumainum mengatakan, dari target tersebut, yang sudah tercapai sebesar Rp46 miliar per Juli tahun 2025.

Plt. Direktur RSUD Jayapura dr Aaron Rumainum

“Pemasukan yang bersumber dari BLUD itu digunakan untuk keperluan rumah sakit. Sebesar 40 persen untuk membayar jasa pelayanan, sekitar 15 persen untuk membayar gaji kontrak,” terang dr. Aaron kepada Cenderawasih Pos, Selasa (26/8).

Sisanya lanjut dr Aaron, digunakan untuk membeli obat-obatan, bahan habis pakai (BHP), oksigen, kebersihan, perbaikan alat di rumah sakit, pemeliharaan gedung kebutuhan lainnya. “Sebanyak 20 persen dari pemasukan BLUD juga digunakan untuk menyicil utang masa lalu,” tegasnya.

Baca Juga :  Tak Ada Kasus Kematian Covid -19 di Kelurahan Trikora

Adapun utang masa lalu tahun 2022-2023 di atas angka Rp 14 miliar. Hingga saat ini, pihak RSUD masih terus membayarnya dengan cara menyicilnya.

JAYAPURA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura, targetkan pencapaian pedapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tahun 2025 sebesar Rp 78 miliar. Dengan pendapatan per bulannya Rp 6,5 miliar.

Plt Direktur RSUD Jayapura, dr. Aaron Rumainum mengatakan, dari target tersebut, yang sudah tercapai sebesar Rp46 miliar per Juli tahun 2025.

Plt. Direktur RSUD Jayapura dr Aaron Rumainum

“Pemasukan yang bersumber dari BLUD itu digunakan untuk keperluan rumah sakit. Sebesar 40 persen untuk membayar jasa pelayanan, sekitar 15 persen untuk membayar gaji kontrak,” terang dr. Aaron kepada Cenderawasih Pos, Selasa (26/8).

Sisanya lanjut dr Aaron, digunakan untuk membeli obat-obatan, bahan habis pakai (BHP), oksigen, kebersihan, perbaikan alat di rumah sakit, pemeliharaan gedung kebutuhan lainnya. “Sebanyak 20 persen dari pemasukan BLUD juga digunakan untuk menyicil utang masa lalu,” tegasnya.

Baca Juga :  KPS Tidak Jelas, Dua Pasien Terlantar di RSUD Jayapura

Adapun utang masa lalu tahun 2022-2023 di atas angka Rp 14 miliar. Hingga saat ini, pihak RSUD masih terus membayarnya dengan cara menyicilnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/