“Kalau sebelumnya kita banyak bergantung pada transfer dari pemerintah pusat, maka tahun 2026 belum tentu kita mendapatkan transfer sebesar yang lalu. Oleh karena itu dibutuhkan kerja keras semua pihak, terutama OPD, untuk mengoptimalkan pendapatan daerah,” tegasnya.
Ia juga berharap agar pembahasan KUA-PPAS nantinya dapat memberi kontribusi signifikan dalam menetapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang APBD Tahun Anggaran 2026. Kolaborasi seluruh sektor, kata Denny, menjadi kunci keberhasilan dalam memperkuat struktur anggaran daerah di tengah ketidakpastian fiskal nasional.
“Bagaimanapun juga, kita harus bahu-membahu, bekerja sama, agar semua sektor bisa mendatangkan PAD bagi daerah,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
“Kalau sebelumnya kita banyak bergantung pada transfer dari pemerintah pusat, maka tahun 2026 belum tentu kita mendapatkan transfer sebesar yang lalu. Oleh karena itu dibutuhkan kerja keras semua pihak, terutama OPD, untuk mengoptimalkan pendapatan daerah,” tegasnya.
Ia juga berharap agar pembahasan KUA-PPAS nantinya dapat memberi kontribusi signifikan dalam menetapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang APBD Tahun Anggaran 2026. Kolaborasi seluruh sektor, kata Denny, menjadi kunci keberhasilan dalam memperkuat struktur anggaran daerah di tengah ketidakpastian fiskal nasional.
“Bagaimanapun juga, kita harus bahu-membahu, bekerja sama, agar semua sektor bisa mendatangkan PAD bagi daerah,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos