JAYAPURA – Belakangan ini jalur utama di Entrop Distrik Jayapura Selatan mulai terlihat muncul terminal bayangan. Para sopir mulai membuat terminal versi sendiri untuk mengambil penumpang di luar, sehingga tak jarang terjadi kemacetan pada titik – titik tertentu dengan waktu – waktu tertentu.
Terkait hal ini Penjabat Wali Kota, Frans Pekei meminta Dinas Perhubungan untuk segera mengambil tindakan. Tidak membiarkan begitu saja, karena semua harus mengikuti aturan yang ada.
“Saya sudah perintahkan Dinas Perhubungan untuk menertibkan dan melakukan pengawasan di lapangan. Yang masih cari penumpang di terminal bayangan itu langsung ditertibkan. Jangan karena kepentingannya sendiri akhirnya merugikan orang banyak,” kata Frans di Entrop, Sabtu (24/7).
Ia menyebut bahwa pemerintah sudah mengakomodir apa yang diinginkan para sopir dengan membuat terminal yang representative, karenanya ia tak mau ada yang membuat aturan sendiri.
“Gunakan fasilitas yang sudah dibangun. Di Entrop ada terminal Type A dan di Jayapura ada Termina Mesran, di Abepura ada Terminal Pasar Youtefa dan di Waena ada terminal Batas Kota dan gunakan dengan baik. Kalau parkir semua di luar, maka penumpang semua akan kesana, sehingga apa manfaat terminal. Sudah dibangunkan bagus – bagus tapi tidak digunakan. Nanti ditertibkan mengatakan minta dibuatkan terminal tapi ketika sudah dibuatkan malah buat aturan sendiri,” cecarnya.
Ini juga dikatakan tidak menghargai mereka yang mau tertib masuk ke terminal. Ini membuat sopir lain juga rugi sehingga saya minta dinas perhubungan segera bekerjasama dengan Polres untuk menertibkan. “Bergerak sama – sama. Yang parkir sembarang langsung tilang saja, tindak ditempat,” pintanya. (ade/tri)