Thursday, April 3, 2025
27.7 C
Jayapura

Expo Bisa Menjadi Sentral Pertumbuhan Seni Papua

JAYAPURA-Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua, Amelia Ondikleuw mengungkapkan bahwa dari kegiatan Kias Budaya 1 yang digelar UPTD Taman Budaya Provinsi Papua bisa dijadikan tonggak atau momentum untuk menumbuhkan seni budaya di Papua.

   Lalu lokasi Taman Budaya, Expo Waena juga bisa digarap menjadi sentral pertumbuhan seni di Papua. Dengan adanya museum, setidaknya bisa dikombinasikan dengan pagelaran atau event agar merangsang pertumbuhan seni budaya itu sendiri.

   โ€œSaya melihat Kias Budaya selama 3 hari ini akan menjadi motivasi. Jika ada yang kurang bagus ke depan harus jadi lebih baik karena ada banyak hal yang bisa ditampilkan disini,โ€ kata Amelia pada penutupan kegiatan Kias Budaya 1 di Taman Budaya Expo, Rabu (18/10) malam.

   Ia menyampaikan lokasi Expo  jangan diframing menjadi lokasi yang menakutkan tetapi bagaimana diciptakan untuk memberi rasa aman dan nyaman. โ€œDari kegiatan positif di lingkungan ini (Expo) kita akan tebar kebersamaan ke luar. Bukan hanya Kias tapi harus membias kepada lingkungan di luar sebab seni berisi pesan dan kami akan upayakan setiap bulan itu ada pagelaran, ada sesuatu yang menarik disini,โ€ bebernya.

Baca Juga :  Warganet Diminta Teliti Berita Politik

   Dikatakan Kampus ISBI juga bisa ikut berkontribusi, mengekspresikan apa yang ada dalam benak mahasiswa dan para akademisinya. โ€œSaya pikir Expo tidak menyeramkan tapi bisa menjadi tempat ekspresi dan itu sudah dibuktikan. Kemarin tenda cukup sepi tapi jika rutin dilakukan pagelaran maka lokasi ini akan hidup dan memberi dampak pada pertumbuhan ekonomi,โ€ bebernya. โ€œExpo harus bisa menjadi tempat menyalurkan berkat,โ€ imbuhnya.

   Kepala UPTD Taman Budaya, Herman Saud   menyampaikan bahwa Expo sejatinya menjadi tempat hiburan bagi masyarakat namun selama ini pagelaran dilakukan sifatnya hanya musiman.   โ€œBerbagai kelompok seniman bisa menggunakan tempat ini dan untuk menunjukkan jati diri masing โ€“ masing daerah ya dilokasi ini. Jangan jati diri ditunjukkan di jalan โ€“ jalan tapi di taman budaya ini. Saya pikir jika taman budaya ini dikembangkan baik maka jati diri itu akan tumbuh dengan sendirinya,โ€ imbuhnya.

Baca Juga :  TPU Tanah Hitam Penuh, Pemkot Cari Alternatif di Buper

   Dikatakan tahun ini pihaknya hanya menampilkan 5 sanggar karena keterbatasan anggaran, meski demikian diakui ini cukup memberi warna. โ€œSemoga ke depan bisa lebih semarak dengan dukungan anggaran,โ€ tutupnya. (ade/tri)

JAYAPURA-Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua, Amelia Ondikleuw mengungkapkan bahwa dari kegiatan Kias Budaya 1 yang digelar UPTD Taman Budaya Provinsi Papua bisa dijadikan tonggak atau momentum untuk menumbuhkan seni budaya di Papua.

   Lalu lokasi Taman Budaya, Expo Waena juga bisa digarap menjadi sentral pertumbuhan seni di Papua. Dengan adanya museum, setidaknya bisa dikombinasikan dengan pagelaran atau event agar merangsang pertumbuhan seni budaya itu sendiri.

   โ€œSaya melihat Kias Budaya selama 3 hari ini akan menjadi motivasi. Jika ada yang kurang bagus ke depan harus jadi lebih baik karena ada banyak hal yang bisa ditampilkan disini,โ€ kata Amelia pada penutupan kegiatan Kias Budaya 1 di Taman Budaya Expo, Rabu (18/10) malam.

   Ia menyampaikan lokasi Expo  jangan diframing menjadi lokasi yang menakutkan tetapi bagaimana diciptakan untuk memberi rasa aman dan nyaman. โ€œDari kegiatan positif di lingkungan ini (Expo) kita akan tebar kebersamaan ke luar. Bukan hanya Kias tapi harus membias kepada lingkungan di luar sebab seni berisi pesan dan kami akan upayakan setiap bulan itu ada pagelaran, ada sesuatu yang menarik disini,โ€ bebernya.

Baca Juga :  Terkena Lemparan, Pj Gubernur Dibawa ke Jakarta

   Dikatakan Kampus ISBI juga bisa ikut berkontribusi, mengekspresikan apa yang ada dalam benak mahasiswa dan para akademisinya. โ€œSaya pikir Expo tidak menyeramkan tapi bisa menjadi tempat ekspresi dan itu sudah dibuktikan. Kemarin tenda cukup sepi tapi jika rutin dilakukan pagelaran maka lokasi ini akan hidup dan memberi dampak pada pertumbuhan ekonomi,โ€ bebernya. โ€œExpo harus bisa menjadi tempat menyalurkan berkat,โ€ imbuhnya.

   Kepala UPTD Taman Budaya, Herman Saud   menyampaikan bahwa Expo sejatinya menjadi tempat hiburan bagi masyarakat namun selama ini pagelaran dilakukan sifatnya hanya musiman.   โ€œBerbagai kelompok seniman bisa menggunakan tempat ini dan untuk menunjukkan jati diri masing โ€“ masing daerah ya dilokasi ini. Jangan jati diri ditunjukkan di jalan โ€“ jalan tapi di taman budaya ini. Saya pikir jika taman budaya ini dikembangkan baik maka jati diri itu akan tumbuh dengan sendirinya,โ€ imbuhnya.

Baca Juga :  Tak Ada Tilang Langsung, Tapi Dikirim ke Rumah

   Dikatakan tahun ini pihaknya hanya menampilkan 5 sanggar karena keterbatasan anggaran, meski demikian diakui ini cukup memberi warna. โ€œSemoga ke depan bisa lebih semarak dengan dukungan anggaran,โ€ tutupnya. (ade/tri)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya