JAYAPURA – BFI Finance bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura membuka rekrutmen tenaga kerja bagi masyarakat di Kota Jayapura. Kegiatan perekrutan dilaksanakan, di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, Kamis (19/2) kemarin.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, Djoni Naa, menjelaskan bahwa sesuai informasi dalam flyer, tahapan wawancara telah selesai dilaksanakan pada hari yang sama. “Hari ini wawancara sudah selesai. Semua peserta yang mengikuti tahapan tersebut dinyatakan lanjut ke tahap psikotes,” ujarnya saat dikonfirmasi Cepos, Kamis (19/2).
Ia menyebutkan, jumlah peserta yang mendaftar dalam rekrutmen kali ini sebanyak 23 orang. Namun, antusiasme dinilai masih rendah karena informasi dari pihak perusahaan dinilai cukup singkat dan pendaftaran hanya dibuka selama satu hari.
Selain itu, jumlah kebutuhan tenaga kerja yang dibuka juga sangat terbatas, yakni hanya dua orang. Posisi yang dibutuhkan masing-masing satu orang untuk bidang IT dan satu orang untuk jabatan eksekutif officer di kantor.
“Lowongan yang tersedia memang hanya dua orang, sehingga seleksinya cukup ketat. Meski demikian, kami tetap mengapresiasi para pelamar yang telah mengikuti proses seleksi hingga tahap psikotes,” jelas Djoni.
JAYAPURA – BFI Finance bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura membuka rekrutmen tenaga kerja bagi masyarakat di Kota Jayapura. Kegiatan perekrutan dilaksanakan, di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, Kamis (19/2) kemarin.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, Djoni Naa, menjelaskan bahwa sesuai informasi dalam flyer, tahapan wawancara telah selesai dilaksanakan pada hari yang sama. “Hari ini wawancara sudah selesai. Semua peserta yang mengikuti tahapan tersebut dinyatakan lanjut ke tahap psikotes,” ujarnya saat dikonfirmasi Cepos, Kamis (19/2).
Ia menyebutkan, jumlah peserta yang mendaftar dalam rekrutmen kali ini sebanyak 23 orang. Namun, antusiasme dinilai masih rendah karena informasi dari pihak perusahaan dinilai cukup singkat dan pendaftaran hanya dibuka selama satu hari.
Selain itu, jumlah kebutuhan tenaga kerja yang dibuka juga sangat terbatas, yakni hanya dua orang. Posisi yang dibutuhkan masing-masing satu orang untuk bidang IT dan satu orang untuk jabatan eksekutif officer di kantor.
“Lowongan yang tersedia memang hanya dua orang, sehingga seleksinya cukup ketat. Meski demikian, kami tetap mengapresiasi para pelamar yang telah mengikuti proses seleksi hingga tahap psikotes,” jelas Djoni.