JAYAPURA – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura memastikan seluruh layanan kesehatan berada dalam kondisi siaga. Kesiapan tersebut mencakup aspek pelayanan medis, ketersediaan tenaga kesehatan, sarana prasarana, hingga dukungan pembiayaan untuk mengantisipasi lonjakan pasien selama masa libur panjang.
Plt RSUD Jayapura, Andreas Pekey menyatakan, pihaknya telah menggelar rapat internal guna mematangkan pelayanan Natal dan Tahun Baru. Langkah ini diambil sebagai antisipasi meningkatnya jumlah pasien, khususnya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), akibat terbatasnya layanan di puskesmas dan fasilitas kesehatan lain selama libur.
“Pada masa Natal dan Tahun Baru, biasanya banyak puskesmas yang tidak beroperasi secara optimal. Kondisi ini menyebabkan pasien langsung dirujuk atau datang sendiri ke IGD RSUD Jayapura, sehingga berpotensi menimbulkan penumpukan,” jelasnya, kepada Cenderawasih Pos, Kamis (18/12).
Untuk mengatasi potensi lonjakan tersebut, RSUD Jayapura menyiapkan berbagai langkah antisipatif. Di antaranya adalah penambahan pengamanan rumah sakit, kesiapan pembiayaan apabila dibutuhkan biaya operasional tambahan, serta dukungan logistik bagi pegawai yang tetap bertugas selama hari libur.
Dikatakan, sebagai bentuk perhatian kepada petugas jaga, manajemen rumah sakit juga menyediakan makanan tambahan bagi tenaga kesehatan dan pegawai yang melayani pasien selama perayaan Natal dan Tahun Baru, mengingat sebagian besar pegawai tetap harus bekerja saat masyarakat lain menjalani libur.
“Selain itu, kesiapan sarana dan prasarana juga menjadi perhatian utama. Kami memastikan ketersediaan air bersih, pasokan listrik, serta stok obat-obatan dalam kondisi aman dan mencukupi. Seluruh unit pelayanan telah diminta untuk memastikan peralatan medis siap digunakan sewaktu-waktu,” ungkapnya.