Lanjutnya, bagi teman-teman yang menemukan uang yang diragukan keasliannya berkoordinasi dengan Bank Indonesia karena BI menyediakan ahli uang Rupiah, jika dirasa belum memadai maka BI, bisa menggunakan laboratorium analisa uang palsu untuk mengecek keaslian uang tersebut.
Dimana melalui laboratorium analisa uang palsu ini bisa diteliti lebih dalam, terkait keaslian uang yang dicurigai tersebut, untuk melakukan pemeriksaan secara forensi di Bank Indonesia Counterfeit Analysis Center atau disingkat BI-CAC.
โIni adalah upaya yang kita lakukan, untuk antisipasi Pemberantasan uang palsu, pada momen Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) sudah dilakukan dan sampai dengan saat ini belum ada laporan mengenai penemuan uang palsu, โ jelasnya.
Adapun tim koordinasi Botasupal diikuti oleh Ketua Pengadilan Tinggi Provinsi Papua, Ketua Pengadilan Negeri Jayapura, perwakilan dari Kejaksaan Tinggi, Perwakilan dari Polda Papua, Polres, dari 4 Provinsi yang ada.
Menurutnya, semua pihak ini dibentuk untuk memudahkan koordinasi sekiranya, jika ada dugaan penemuan uang palsu atau diduga palsu atau diragukan kasihannya.
โDalam kesempatan ini, kami juga mengimbau kepada masyarakat supaya dapat menggunakan transaksi non tunai agar dapat mengurangi terjadinya peluang peredaran uang palsu di tengah-tengah masyarakat, โ pungkasnya. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos