Saturday, January 31, 2026
25.7 C
Jayapura

Jalankan Program MBG, Dua Dapur SPPG Disiapkan

JAYAPURA – Penjabat Gubernur Papua Ramses Limbong menyebut dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah hadir di dua daerah yakni Kabupaten Keerom dan Kota Jayapura serta dapat membantu jalannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

   “Untuk kesiapan fisik SPPG di Kabupaten Keerom itu sudah mencapai 90 persen, namun mekanisme penyaluran makanan ke sekolah-sekolah yang masih perlu dibahas lebih lanjut, mengingat kondisi geografis Papua yang cukup menantang,” katanya di Jayapura, Minggu.

   Menurut Ramses, oleh karena itu pihaknya meminta Kepala SPPG untuk menghitung estimasi waktu distribusi makanan. “Jika makan siang ditetapkan pukul 09.00, 10.00, atau 11.00, maka rute distribusi harus dihitung agar tidak terjadi keterlambatan,” ujarnya.

Baca Juga :  Penyandang Disabilitas Diakomodir Salurkan Suara di Pilkada

  Dia menjelaskan, karena kondisi Papua di mana jarak antara satu sekolah dengan sekolah lain cukup berjauhan, maka harus ada metode agar hal ini bisa mendapatkan solusi”Begitu juga di Kota Jayapura, memiliki jarak sekolahnya cukup jauh sehingga harus ada solusi bersama agar Program MBG dapat sukses dilaksanakan pada delapan kabupaten dan kota,” katanya.

  Dia menambahkan bahwa pihaknya selaku Pemerintah Provinsi Papua hanya memfasilitasi dan nanti siapa yang paling siap yang akan berperan dalam eksekusi program ini. “Untuk itu penentuan lokasi dapur harus relevan dan jangan sampai dapurnya terlalu jauh dari sekolah, karena kami ingin memastikan makanan tidak basi atau mengalami kendala distribusi,” ujarnya lagi. (antara)

Baca Juga :  Rustan Saru Sidak Pos Kamling di Entrop

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

JAYAPURA – Penjabat Gubernur Papua Ramses Limbong menyebut dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah hadir di dua daerah yakni Kabupaten Keerom dan Kota Jayapura serta dapat membantu jalannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

   “Untuk kesiapan fisik SPPG di Kabupaten Keerom itu sudah mencapai 90 persen, namun mekanisme penyaluran makanan ke sekolah-sekolah yang masih perlu dibahas lebih lanjut, mengingat kondisi geografis Papua yang cukup menantang,” katanya di Jayapura, Minggu.

   Menurut Ramses, oleh karena itu pihaknya meminta Kepala SPPG untuk menghitung estimasi waktu distribusi makanan. “Jika makan siang ditetapkan pukul 09.00, 10.00, atau 11.00, maka rute distribusi harus dihitung agar tidak terjadi keterlambatan,” ujarnya.

Baca Juga :  Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Berbasis Data

  Dia menjelaskan, karena kondisi Papua di mana jarak antara satu sekolah dengan sekolah lain cukup berjauhan, maka harus ada metode agar hal ini bisa mendapatkan solusi”Begitu juga di Kota Jayapura, memiliki jarak sekolahnya cukup jauh sehingga harus ada solusi bersama agar Program MBG dapat sukses dilaksanakan pada delapan kabupaten dan kota,” katanya.

  Dia menambahkan bahwa pihaknya selaku Pemerintah Provinsi Papua hanya memfasilitasi dan nanti siapa yang paling siap yang akan berperan dalam eksekusi program ini. “Untuk itu penentuan lokasi dapur harus relevan dan jangan sampai dapurnya terlalu jauh dari sekolah, karena kami ingin memastikan makanan tidak basi atau mengalami kendala distribusi,” ujarnya lagi. (antara)

Baca Juga :  Cegah Masuk Kelompok Egianus, TNI/Polri Rutin Patroli Gabungan di Kenyam

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya